Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Skinhead style adalah salah satu gaya subkultur paling ikonik yang pernah muncul dalam dunia fashion. Meski sering di salah pahami, sebenarnya gaya ini punya sejarah panjang dan kuat, berakar dari pekerja kelas Inggris pada akhir 1960-an yang mencari identitas melalui musik, budaya, dan tentu saja outfit yang khas. Hampir semua elemen fashion-nya dirancang untuk terlihat tegas, praktis, dan penuh karakter, ciri yang membuatnya tetap dikenali hingga sekarang.
Ketika mendengar skinhead style, potongan rambut super pendek, boots kokoh, celana yang rapi, hingga jaket-jaket klasik yang langsung memancarkan kesan bold. Gaya ini menggabungkan unsur street fashion, utilitarian, dan sedikit attitude yang menggambarkan kehidupan urban yang keras namun apa adanya. Tidak heran, banyak yang menyukai gaya ini karena tampilannya yang straightforward, kuat, dan timeless.
Walaupun terkesan garang, skinhead style sebenarnya memiliki banyak varian yang bisa disesuaikan dengan kepribadian dan kebutuhan sehari-hari. Mulai dari kombinasi kemeja gingham dan jeans cuffed, bomber jacket, hingga boots Dr. Martens yang jadi simbol utama subkultur ini. Semuanya bisa dipadukan untuk menciptakan look yang otentik.
Buat yang ingin mencoba tampil beda dan lebih berani, inspirasi outfit skinhead style bisa jadi jalan baru untuk mengeksplorasi image yang lebih edgy dan karakter yang lebih kuat. Yuk, intip seperti apa skinhead style berikut ini!
Baca Juga : Pixie Cut Hairstyle, Potongan Rambut Timeless dan Stylish
Sejarah Skinhead Style
Era ikonik Skinhead bermula pada tahun 1960-an. Masa ketika rambut sangat pendek, buckle tebal, sepatu boots besar, dan sideburns panjang menjadi ciri khas para pekerja kelas Inggris yang tampil percaya diri di jalanan lewat gaya mereka yang khas. Evolusi fashion Skinhead adalah perjalanan menarik yang penuh perubahan dan pengaruh budaya, jadi mari mundur sejenak dan menyelami sejarahnya lebih dalam.
Sebelum membahas detail fashion dan perkembangan busana klasiknya, penting untuk memahami karakteristik seorang Skinhead pada masa itu. Di tahun ’60-an, Skinhead identik dengan anak muda laki-laki yang memiliki gaya hidup subkultural, berpenampilan dengan buzz cut, serta memakai sepatu boots berat.
Subkultur ini sebenarnya lahir dari pergerakan Mod, komunitas anak muda Inggris tahun 1950-an yang gemar musik dan motor. Dari sinilah gaya Skinhead berevolusi, merambah seluruh wilayah Inggris hingga menjadi salah satu gerakan anak muda paling berpengaruh yang pernah muncul di negara tersebut.
Skinhead memiliki estetika yang rapi dan smart wear dengan sentuhan tegas yang membuat gaya mereka tampak bersih, tajam, dan terstruktur. Memasuki era ’80-an dan ’90-an, bomber jacket melonjak popularitasnya. Jaket ini muncul di berbagai film serta majalah Inggris dan akhirnya menjadi salah satu ikon busana Skinhead.
Item lain yang tak kalah legendaris adalah monkey boots berwarna hitam. Hampir setiap Skinhead memiliki sepatu ini sejak debutnya pada tahun 1960-an. Struktur boot yang khas membuatnya cepat menjadi standar fashion di komunitas ini.
Jeans Levi’s juga sangat populer, terutama di bagian selatan Inggris. Sementara itu, di wilayah utara, cropped jeans lebih sering terlihat, celana yang dipotong lebih pendek ini sengaja dibuat agar monkey boots yang kokoh dapat terlihat jelas.
Gelombang migrasi dari Karibia dan West Indies turut memberi pengaruh besar terhadap gaya Skinhead. Budaya Jamaika yang kuat turut menginspirasi penggunaan mantel panjang seperti Crombie yang kemudian berkembang menjadi pilihan jaket seperti bomber, Harrington, hingga trench coat. Sebagai pelengkap, aksesori seperti beanie dan braces (suspender) menjadi item favorit yang menyempurnakan tampilan mereka.
Walau dulu Skinhead dikenal sebagai simbol pemberontakan muda, jejak gaya mereka masih terlihat dalam fashion modern. Mungkin konsep Skinhead klasik terasa jauh dari kehidupan masa kini, tetapi elemen gayanya tetap hidup. Mulai dari bomber jacket, trench coat, beanie, hingga sepatu boots hitam yang kini hadir di hampir setiap lemari pakaian.
Sejarah fashion Skinhead adalah kisah yang menarik untuk ditelusuri, terutama melihat bagaimana tren berubah dari dekade ke dekade hingga menghasilkan gaya yang dikenal sepanjang era ’60-an dan ’70-an. Untuk siapa pun yang ingin merasakan sentuhan nostalgia sekaligus menambahkan sedikit unsur Skinhead ke dalam outfit era modern, gaya ini tetap relevan dan bisa kembali dihidupkan kapan saja.
Item Fashion Khas Skinhead Style
1. Rambut atau Kepala Botak
Ciri paling identik dari Skinhead adalah rambut yang dicukur sangat pendek atau bahkan botak total. Gaya ini awalnya muncul dari kebutuhan praktis para pekerja buruh dan pekerja kasar yang membutuhkan potongan rambut rapi, bersih, dan tidak mengganggu aktivitas fisik berat. Selain itu, gaya rambut botak juga terinspirasi dari potongan militer yang memberi kesan tegas, disiplin, dan siap aksi. Inilah yang membuat potongan rambut yang sangat pendek menjadi simbol kuat dari subkultur Skinhead.
2. Kemeja atau Atasan

Source: ZALORA
Skinhead dikenal suka mengenakan kemeja berkerah dengan model rapi seperti Ben Sherman atau Fred Perry. Kemeja ini biasanya memiliki motif kotak-kotak atau polos dengan warna klasik. Selain kemeja, polo shirt dari merek yang sama juga sangat populer, terutama karena tampilannya yang simple, bersih, dan rapi.
Polo shirt biasanya dipakai dengan kancing yang ditutup rapat hingga atas, menunjukkan gaya khas mereka. Di cuaca dingin, Skinhead sering menambah layer berupa sweater atau cardigan berwarna gelap yang sederhana tanpa banyak detail, menjaga kesan maskulin dan minimalis.
3. Jaket

Source: ZALORA
Dua jenis jaket yang sangat melekat dengan gaya Skinhead adalah jaket bomber dan Harrington. Jaket bomber, khususnya model MA-1 dari Alpha Industries, menjadi pilihan utama berkat desainnya yang kokoh dan ikonis, dengan warna seperti hijau zaitun, biru, atau hitam serta lining oranye terang di bagian dalam. Sementara itu, jaket Harrington dari merek Baracuta menawarkan tampilan lebih ringan dan rapi, dengan ciri khas lining motif kotak-kotak.
4. Bawahan

Source: ZALORA
Pakaian bawahan Skinhead biasanya berupa celana jeans ketat dari merek-merek klasik seperti Levi’s 501 atau Wrangler. Jeans ini sering digulung di bagian bawahnya sehingga memperlihatkan sepatu boot yang mereka pakai. Selain jeans, celana Sta-Prest juga menjadi pilihan favorit karena bahan yang tidak mudah kusut dan memberi tampilan yang lebih formal dan rapi.
5. Sepatu

Source: ZALORA
Sepatu menjadi poin yang sangat penting dalam gaya Skinhead, khususnya sepatu boot Dr. Martens. Boot ini biasanya berwarna hitam atau merah ceri dengan detail tali sepatu yang kuat. Model 8-eye atau 10-eye (jumlah lubang tali) adalah yang paling umum dan menjadi simbol kebanggaan tersendiri. Untuk kesempatan yang lebih formal, Skinhead bisa memilih sepatu brogue yang terlihat rapi, klasik, dan elegan tanpa meninggalkan jati diri mereka.
6. Aksesoris

Source: ZALORA
Aksesoris Skinhead cukup khas, terutama braces atau suspender yang dipakai untuk menahan celana sekaligus memberikan sentuhan visual kuat pada penampilan. Suspender ini bisa berwarna polos atau bermotif cerah sebagai elemen gaya yang mencolok. Mereka juga sering memakai flat cap atau pork pie hat sebagai pelengkap outfit yang memberi kesan klasik dan casual.
Beberapa Skinhead menambahkan patch atau badge pada jaket, biasanya berupa logo band, simbol identitas, atau lambang subkultur. Selain itu, serbet atau tiras yang disimpan di saku belakang atau diikat di pinggang juga menjadi bagian dari gaya khas Skinhead.
Baca Juga : Inspirasi Edgar Cut untuk Pria, Stylish di Setiap Kesempatan
Itulah beberapa item fashion yang bisa kamu pakai untuk tampilan Skinhead style! Apakah kamu tertarik mencobanya?
Mau cari berbagai kaos pria desain stylish yang berkualitas dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama



