Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Di tengah rutinitas yang padat dan berbagai tekanan hidup, tertawa menjadi salah satu cara paling sederhana namun ampuh untuk mengembalikan suasana hati. Salah satu bentuk hiburan ringan adalah pantun lucu. Dengan rima khas dan permainan kata yang jenaka, pantun mampu menghadirkan humor segar yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Pantun lucu tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sering digunakan untuk mencairkan suasana dalam obrolan, acara kumpul keluarga, hingga konten media sosial. Kata-katanya yang ringan, spontan, dan penuh kejutan di bagian akhir membuat siapa pun tersenyum bahkan tertawa lepas.
Melalui artikel ide pantun lucu menghibur ini, ZALORAns bisa menemukan berbagai inspirasi pantun yang siap mengocok perut sekaligus mengusir penat. Sehingga hari-hari terasa lebih ceria dan menyenangkan.
Yuk, intip beberapa pantun lucu yang bisa mengundang gelak tawa berikut ini.
Baca juga : Inspirasi Kata-Kata Mutiara Ibu Menyentuh Hati
Ide Pantun Lucu Menghibur
- Bunga mawar harum baunya,
Tumbuh mekar di tepi taman.
Kalau kamu bukan penutup,
Mengapa aku selalu kangen? - Pagi cerah burung bernyanyi,
Di dahan pohon hinggap merpati.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku tak bisa lupa wajahmu? - Ke kebun petik buah mangga,
Mangga manis rasanya segar.
Kalau kamu bukan pelukis,
Mengapa hidupku cerah karenamu? - Di sawah petani menanam padi,
Padi subur di tepi kali.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku selalu ingin bertemu? - Bunga melati harum mewangi,
Tumbuh di tepi kolam ikan.
Kalau kamu bukan bintang,
Mengapa matamu selalu bersinar? - Pagi cerah burung berkicau,
Di tepi sawah bunga bermekar.
Kalau kamu bukan dokter,
Mengapa hatiku sembuh karenamu? - Ke pasar beli ikan teri,
Ikan dimasak dengan sambal.
Kalau kamu bukan maling,
Mengapa hatiku kau curi setiap hari? - Pohon kelapa tinggi menjulang,
Daunnya hijau bergoyang-goyang.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku tak bisa fokus belajar? - Di tepi pantai ombak berderu,
Pasir putih lembut di kaki.
Kalau kamu bukan artis,
Mengapa senyummu begitu memukau? - Bunga mawar harum baunya,
Tumbuh mekar di tepi taman.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku tak bisa melupakannya? - Pagi cerah burung bernyanyi,
Di dahan pohon hinggap merpati.
Kalau kamu bukan penutup,
Mengapa aku tak bisa move on? - Ke kebun petik buah mangga,
Mangga manis rasanya segar.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa hatiku selalu dag-dig-dug? - Di sawah petani menanam padi,
Padi subur di tepi kali.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku selalu gelisah? - Bunga melati harum mewangi,
Tumbuh di tepi kolam ikan.
Kalau kamu bukan pelukis,
Mengapa hidupku penuh warna? - Pagi cerah burung berkicau,
Di tepi sawah bunga bermekar.
Kalau kamu bukan bintang,
Mengapa matamu begitu cerah? - Ke pasar beli ikan teri,
Ikan dimasak dengan sambal.
Kalau kamu bukan dokter,
Mengapa hatiku sembuh saat bertemu? - Pohon kelapa tinggi menjulang,
Daunnya hijau bergoyang-goyang.
Kalau kamu bukan maling,
Mengapa hatiku kau curi cepat? - Di tepi pantai ombak berderu,
Pasir putih lembut di kaki.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku tak bisa tidur nyenyak? - Bunga mawar harum baunya,
Tumbuh mekar di tepi taman.
Kalau kamu bukan artis,
Mengapa senyummu begitu menawan? - Pagi cerah burung bernyanyi,
Di dahan pohon hinggap merpati.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku selalu rindu? - Ke kebun petik buah mangga,
Mangga manis rasanya segar.
Kalau kamu bukan penutup,
Mengapa aku tak bisa lupa wajahmu? - Di sawah petani menanam padi,
Padi subur di tepi kali.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku selalu ingin dekat? - Bunga melati harum mewangi,
Tumbuh di tepi kolam ikan.
Kalau kamu bukan bintang,
Mengapa matamu selalu bersinar? - Pagi cerah burung berkicau,
Di tepi sawah bunga bermekar.
Kalau kamu bukan dokter,
Mengapa hatiku sembuh karenamu? - Ke pasar beli ikan teri,
Ikan dimasak dengan sambal.
Kalau kamu bukan maling,
Mengapa hatiku kau curi setiap hari?
Baca juga : Cara Cek IMEI iPhone Terdaftar atau Tidak, Wajib Tahu! - Pohon kelapa tinggi menjulang,
Daunnya hijau bergoyang-goyang.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku tak bisa fokus kerja? - Di tepi pantai ombak berderu,
Pasir putih lembut di kaki.
Kalau kamu bukan artis,
Mengapa senyummu begitu memukau? - Bunga mawar harum baunya,
Tumbuh mekar di tepi taman.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku tak bisa melupakannya? - Pagi cerah burung bernyanyi,
Di dahan pohon hinggap merpati.
Kalau kamu bukan penutup,
Mengapa aku tak bisa move on? - Ke kebun petik buah mangga,
Mangga manis rasanya segar.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa hatiku selalu dag-dig-dug? - Di sawah petani menanam padi,
Padi subur di tepi kali.
Kalau kamu bukan pelukis,
Mengapa hidupku penuh warna? - Bunga melati harum mewangi,
Tumbuh di tepi kolam ikan.
Kalau kamu bukan bintang,
Mengapa matamu begitu cerah? - Pagi cerah burung berkicau,
Di tepi sawah bunga bermekar.
Kalau kamu bukan dokter,
Mengapa hatiku sembuh karenamu? - Ke pasar beli ikan teri,
Ikan dimasak dengan sambal.
Kalau kamu bukan maling,
Mengapa hatiku kau curi cepat? - Pohon kelapa tinggi menjulang,
Daunnya hijau bergoyang-goyang.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku tak bisa tidur nyenyak? - Di tepi pantai ombak berderu,
Pasir putih lembut di kaki.
Kalau kamu bukan artis,
Mengapa senyummu begitu menawan? - Bunga mawar harum baunya,
Tumbuh mekar di tepi taman.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku tak bisa lupa wajahmu? - Pagi cerah burung bernyanyi,
Di dahan pohon hinggap merpati.
Kalau kamu bukan penutup,
Mengapa aku tak bisa move on? - Ke kebun petik buah mangga,
Mangga manis rasanya segar.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa hatiku selalu resah? - Di sawah petani menanam padi,
Padi subur di tepi kali.
Kalau kamu bukan pelukis,
Mengapa hidupku cerah karenamu? - Bunga melati harum mewangi,
Tumbuh di tepi kolam ikan.
Kalau kamu bukan bintang,
Mengapa matamu selalu bersinar? - Pagi cerah burung berkicau,
Di tepi sawah bunga bermekar.
Kalau kamu bukan dokter,
Mengapa hatiku sembuh karenamu? - Ke pasar beli ikan teri,
Ikan dimasak dengan sambal.
Kalau kamu bukan maling,
Mengapa hatiku kau curi setiap hari? - Pohon kelapa tinggi menjulang,
Daunnya hijau bergoyang-goyang.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku tak bisa fokus kerja? - Di tepi pantai ombak berderu,
Pasir putih lembut di kaki.
Kalau kamu bukan artis,
Mengapa senyummu begitu memukau? - Bunga mawar harum baunya,
Tumbuh mekar di tepi taman.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku tak bisa melupakannya? - Ke desa membeli tomat,
Tomat segar dibeli murah.
Kalau kamu bukan artis,
Mengapa senyummu begitu memukau? - Pagi cerah di tepi danau,
Angin sepoi burung berkicau.
Kalau kamu bukan dokter,
Mengapa hatiku sembuh karenamu? - Ke pasar membeli ketupat,
Ketupat enak dimakan panas.
Kalau kamu bukan maling,
Mengapa hatiku kau curi cepat? - Di kebun bunga matahari,
Mekar indah di pagi hari.
Kalau kamu bukan penyakit,
Mengapa aku tak bisa melupakannya?
Semoga beberapa ide pantun lucu dan menghibur yang telah dibagikan bisa menjadi inspirasi untuk mencairkan suasana, mengusir penat, dan menambah keceriaan. Jangan ragu untuk menggunakannya, memodifikasi, atau bahkan menciptakan pantun versi kamu sendiri!
Baca juga : Ide Kata Kata Hujan Turun Indah dan Menyentuh
Mau cari berbagai pakaian anak model terbaru dan berkualitas dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama


