Lirik Lagu dan Chord Mangu Fourtwnty ft Charita Utami

Lirik Lagu dan Chord Mangu Fourtwnty ft Charita Utami

Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu! 

Fourtwnty dikenal sebagai band yang konsisten menghadirkan musik dengan pesan kuat dan penuh jiwa. Dalam “Mangu”, karakter musik mereka yang earthy, jujur, dan emosional terasa begitu kental. Kehadiran Charita Utami sebagai kolaborator menambah lapisan emosi yang membuat lagu ini terdengar semakin sendu dan menyentuh.

Lagu “Mangu” dari Fourtwnty ft Charita Utami ini menjadi salah satu karya yang menarik perhatian berkat liriknya yang penuh emosi dan mudah melekat di hati pendengarnya. Perpaduan melodi yang sederhana dengan makna lagu yang dalam membuat “Mangu” kerap dinyanyikan ulang, baik saat santai sendiri maupun bersama teman. Tak heran jika banyak orang ingin mengetahui lirik lengkap beserta chord gitar lagu ini agar bisa ikut memainkan dan merasakan suasana yang dibawanya. 

Selain itu, lagu “Mangu” juga banyak digunakan sebagai latar musik untuk konten perpisahan atau kisah sedih di media sosial. Lagu ini seolah menjadi teman bagi hati-hati yang pernah terluka, soundtrack bagi cinta yang tak bisa bersatu.

Apakah ZALORAns ingin menyanyikan lagu ini dengan gitar? Berikut ini lirik lagu dan chord“Mangu”  selengkapnya yang bisa menjadi panduan untuk bernyanyi dan bermain gitar dengan lebih mudah. 

Baca Juga : Daftar Lirik Lagu Dark Fantasy

Lirik Lagu dan Chord Mangu

[Intro]

G Cmaj7 Bm

Am7 Em D

[Verse 1]

G       Cmaj7         Gmaj7

Suatu malam adam bercerita

  G         Cmaj7              D

Hawanya tak lagi di jalur yang sama

Am7        Em                Gmaj7

Bacaan dan doa yang mulai berbeda

Am7         Em          D

Ego dan air mata kita bicara

[Chorus 1]

G                Dm

Gila tak masuk logika

           Am7

Termangu hatiku

Em

Kau menggenggam

  D          G Gmaj7

Kumenadahnya

[Verse 2]

G            Cmaj7            G   Gmaj7

Berdamai dengan apa yang terjadi

G            Cmaj7     D

Kunci dari semua masalah ini

Am            Em                  G

Jujur tak mudah untuk melangkah pergi

Am         Em              D

Ini soal hati bukan yang diyakini

[Chorus 1]

G                Dm

Gila tak masuk logika

         Am    Am7  

Termangu hatiku

Em

Kau menggenggam

D          G Gmaj7

Kumenadahnya

G              D

Gila ini tak biasa

         Am    A  

Tertegun hatiku

Em

Kau menggenggam

  D  

Kumenadahnya

[Interlude]

Am Em G D

Am Em G D

            Am           Em       G

Jangan salahkan faham ku kini, tertuju oooo..

D              

  Siapa yang tau

Am           

  Siapa yang mau

Em

  Kau di sana

G

  Aku diseberangmu

D          Am

  Cerita kita sulit dicerna

Em          

  Tak lagi sama

G

  Cara berdoa

D          Am

  Cerita kita sulit diterka

Em         

  Tak lagi sama

G

  Arah kiblatnya

D          Am

  Cerita kita sulit dicerna

Em          

  Tak lagi sama

G

  Cara berdoa

D          Am

  Cerita kita sulit diterka

Em         

  Tak lagi sama

G            D

  Arah kiblatnya

Latar Belakang di Balik Lagu “Mangu”

Di balik keindahan liriknya, lagu “Mangu” ternyata berangkat dari kisah nyata. Ari Lesmana, vokalis Fourtwnty, pernah mengungkap bahwa inspirasi lagu ini berasal dari cerita seorang sahabatnya yang tinggal di Solo. Hubungan sepasang kekasih tersebut harus kandas bukan karena hilangnya rasa cinta, melainkan karena perbedaan keyakinan yang tidak dapat disatukan. Perpisahan itu terjadi ketika mereka menyadari bahwa arah hidup dan prinsip yang dipegang masing-masing sudah tidak lagi berjalan beriringan.

Cerita tersebut terasa begitu dekat dengan realitas banyak orang. Tidak sedikit hubungan yang terpaksa berakhir di tengah jalan karena benturan nilai, terutama soal kepercayaan dan pandangan hidup. Di sinilah “Mangu” menjadi refleksi yang jujur tentang cinta yang masih ada, namun tak cukup kuat untuk melawan kenyataan yang begitu kokoh.

Baca Juga : Lagu Daerah Jawa Beserta Lirik dan Maknanya

Makna Lagu Mangu

Secara makna bahasa, kata mangu dalam Bahasa Jawa menggambarkan keadaan seseorang yang larut dalam lamunan, terdiam karena perasaan sedih, kebingungan, atau kekecewaan yang mendalam. Nuansa inilah yang langsung terasa sejak alunan awal lagu diperdengarkan. Perpaduan lirik yang lembut, puitis, dan musik yang sendu menciptakan suasana emosional yang kuat. Seolah membawa pendengar masuk ke dalam ruang perasaan dua insan yang saling mencintai. Namun harus menghadapi kenyataan pahit berupa perpisahan yang tak terelakkan akibat perbedaan prinsip hidup.

Lirik-lirik seperti “tak lagi sama cara berdoa” dan “tak lagi sama arah kiblatnya” secara halus namun tegas menggambarkan akar permasalahan dalam kisah ini. Perbedaan keyakinan menjadi tembok yang sulit ditembus ketika dua orang ingin melangkah ke masa depan bersama. Fourtwnty menyampaikan tema sensitif ini dengan cara yang sederhana, tidak menghakimi, dan tetap sarat keindahan. Sehingga pendengar dapat menangkap pesannya tanpa merasa digurui.

Alih-alih memberi jawaban, lagu ini justru membuka ruang untuk perenungan. Tentang bagaimana cinta, sekuat apapun rasanya, terkadang tidak mampu mempertahankan kebersamaan. Ada kalanya menerima kenyataan menjadi satu-satunya jalan, meski hati belum sepenuhnya siap melepaskan.

“Mangu” lebih dari sekadar lagu bernuansa sedih. Ia hadir sebagai karya yang kontemplatif, mengajak pendengarnya untuk menengok kembali pengalaman pribadi yang mungkin pernah atau sedang mereka alami. Banyak orang merasa lagu ini seperti cermin dari kisah mereka sendiri, mencintai seseorang yang tak bisa dimiliki karena perbedaan yang terlalu mendasar.

Bagi pendengar perempuan, khususnya dari kalangan milenial dan Gen Z, lagu ini kerap terasa sangat personal. Tak sedikit yang membagikan cerita emosional mereka di media sosial setelah mendengarkan “Mangu”, sebagai pengingat akan hubungan masa lalu yang berakhir tanpa benar-benar selesai di hati.

Pada akhirnya, “Mangu” menyampaikan pesan bahwa tidak semua kisah cinta harus berakhir dengan kebersamaan. Ada kalanya perpisahan justru menjadi bentuk cinta yang paling tulus. Memberi ruang bagi masing-masing untuk menjalani hidup sesuai dengan keyakinan dan prinsip yang diyakini, meski harus melangkah sendiri.

Lagu ini mengajak siapa pun yang mendengarnya untuk berhenti sejenak, merenung, dan menerima bahwa tidak semua hal dalam hidup bisa dipaksakan. Dan dalam proses mengikhlaskan itu, tak apa jika hati perlu waktu untuk mangu, diam, memahami, lalu perlahan pulih.

Baca Juga : Cara Cek IMEI iPhone Terdaftar atau Tidak, Wajib Tahu!

Itulah lirik lagu dan chord “Mangu” dari Fourtwnty ft Charita Utami, serta makna dan kisah dibalik lagu “Mangu”.

Mau cari berbagai pakaian trendy dan berkualitas dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama