Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Lebaran di Indonesia terasa kurang lengkap tanpa kehadiran ketupat. Hidangan berbahan dasar beras yang dibungkus dalam anyaman janur ini bukan sekedar pelengkap menu khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, atau sambal goreng ati, tetapi juga memiliki makna filosofis yang dalam. Dalam budaya Jawa, ketupat melambangkan kesucian dan permintaan maaf yang sejalan dengan semangat Idul Fitri sebagai momen kembali ke fitrah.
Meskipun saat ini banyak ketupat siap pakai yang dijual di pasar, membuat ketupat sendiri di rumah tetap menjadi tradisi yang diwariskan turun-temurun. Prosesnya memang memerlukan ketelatenan, mulai dari menganyam janur hingga merebusnya selama berjam-jam agar hasilnya pulen dan padat. Namun, usaha ini akan terbayar dengan kepuasan saat menyajikan ketupat buatan sendiri yang lebih fresh dan memiliki cita rasa autentik.
Jika ingin mencoba membuat ketupat sendiri di rumah, berikut adalah panduan lengkap mulai dari teknik menganyam janur hingga cara merebus ketupat agar matang sempurna! Yuk, intip cara membuat ketupat berikut ini!
Baca Juga : 5 Macam Macam Kue Lebaran yang Selalu Hadir di Meja
Tips Membuat Ketupat yang Pulen, Padat, dan Tahan Lama
Pilih Janur yang Berkualitas

Source: Pinterest
Keberhasilan membuat ketupat sangat dipengaruhi oleh pemilihan janur atau daun kelapa muda. Pastikan menggunakan janur yang berwarna kuning muda kehijauan, karena lebih lentur dan mudah dianyam. Janur yang terlalu tua cenderung kaku dan mudah patah, sehingga bisa menyebabkan anyaman ketupat kurang rapi atau bahkan bocor saat direbus.
Jika ingin ketupat yang lebih harum, pilih janur dari pohon kelapa yang masih muda. Selain itu, sebaiknya gunakan janur yang masih segar, bukan yang sudah layu atau kering, agar anyaman ketupat lebih kuat dan tidak mudah sobek saat direbus.
Gunakan Beras Berkualitas Baik

Source: Pinterest
Jenis beras yang digunakan juga berpengaruh pada hasil akhir ketupat. Sebaiknya pilih beras dengan kualitas baik, seperti beras pulen atau pera, agar hasilnya lebih padat dan tidak cepat basi. Beras dengan kadar amilosa yang lebih tinggi akan menghasilkan tekstur ketupat yang lebih legit dan tidak mudah hancur saat dipotong.
Sebelum dimasukkan ke dalam anyaman ketupat, rendam beras terlebih dahulu selama 30-60 menit. Proses perendaman ini membantu beras menyerap air lebih baik, sehingga ketupat yang dihasilkan lebih lembut dan tidak keras setelah matang. Jika ingin ketupat lebih gurih, bisa menambahkan sedikit garam saat merendam beras. Tambahkan sedikit air kapur sirih ke dalam beras agar ketupat tidak mudah basi.
Perhatikan Jumlah Beras yang Dimasukkan ke Ketupat
Mengisi beras ke dalam anyaman ketupat tidak boleh sembarangan. Jangan mengisi terlalu penuh karena beras akan mengembang saat direbus. Idealnya, isi hanya ½ hingga ⅔ bagian dari ruang dalam ketupat.
Jika diisi terlalu penuh, ketupat bisa pecah atau menjadi terlalu padat hingga sulit dipotong. Sebaliknya, jika beras terlalu sedikit, ketupat bisa menjadi lembek dan kurang padat setelah matang.
Jaga Air Rebusan Selalu Cukup Selama Proses Memasak
Salah satu kesalahan umum dalam memasak ketupat adalah membiarkan air rebusan menguap terlalu banyak. Ketupat harus selalu terendam dalam air selama proses perebusan agar matang merata. Jika air menyusut, tambahkan air panas agar ketupat tetap terendam sempurna.
Gunakan panci besar dan isi dengan air yang cukup banyak sebelum mulai merebus. Pastikan juga panci ditutup rapat agar panas tetap terjaga dan ketupat matang lebih cepat. Proses perebusan umumnya memakan waktu 4-5 jam untuk mendapatkan tekstur yang padat dan kenyal.
Gunakan Teknik Penyiraman Air Es Agar Ketupat Lebih Cantik dan Awet
Setelah ketupat matang dan diangkat dari panci, segera siram dengan air es atau rendam dalam air dingin sebentar. Teknik ini bertujuan untuk membuat warna ketupat lebih kuning cantik, membantu anyaman lebih rapat dan ketupat lebih padat, serta ketupat lebih tahan lama dan tidak mudah basi.
Setelah disiram air es, gantung ketupat atau tiriskan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik agar airnya benar-benar habis sebelum disimpan atau disajikan.
Baca Juga : 4 Ide Hampers Lebaran yang Berkesan
Cara Membuat Ketupat

Source: Pinterest
Bahan-bahan Membuat Ketupat
- 1 kg beras
- Air matang secukupnya
- Garam
- Daun pandan 2-3 helai
- 10 buah selongsong ketupat
Cara Membuat Ketupat
- Cuci beras hingga bersih.
- Rendam beras dalam satu wadah yang terisi air bersih dan daun pandan hingga 60 menit.
- Tambahkan garam dan aduk hingga merata.
- Tiriskan selama 15 menit hingga garam meresap.
- Masukkan beras dan daun pandan ke dalam kulit ketupat.
- Rebus air.
- Ketika setengah mendidih, masukkan ketupat yang sudah diisi beras hingga ketupat terendam air.
- Rebus sekitar 4–5 jam.
- Jika sudah, angkat ketupat dan siram dengan air dingin untuk membersihkan lendir yang menempel pada daun kelapa.
- Diamkan beberapa saat dan gantung ketupat agar ketupat kering.
- Ketupat siap dihidangkan bersama dengan lauk.
Nah, itulah tips dan cara mudah membuat ketupat untuk menu lebaran yang bisa kamu coba!
Baca Juga : Kumpulan Resep Kue Kering Sederhana dan Gampang
Mau cari berbagai baju lebaran model terbaru yang berkualitas dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama


