Tips Mempersiapkan Tas Siaga Bencana

Tips Mempersiapkan Tas Siaga Bencana, Siap Lebih Dini!

Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu! 

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap berbagai jenis bencana alam, mulai dari gempa bumi, banjir, hingga letusan gunung berapi. Dalam situasi darurat, kesiapan menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan. Salah satu langkah penting yang sering kali terlupakan adalah menyiapkan tas siaga bencana. Tas ini berfungsi sebagai bekal darurat yang berisi kebutuhan dasar untuk bertahan di jam-jam awal setelah bencana terjadi. Dengan mempersiapkan tas siaga bencana sejak dini, setiap anggota keluarga dapat merasa lebih tenang dan siap menghadapi kondisi tak terduga kapanpun diperlukan.

Yuk, ketahui apa itu tas siaga bencana dan apa saja yang harus ZALORAns persiapkan di dalam tas siaga bencana berikut ini!

Baca Juga : Daftar Lirik Lagu Dark Fantasy

Apa Itu Tas Siaga Bencana?

Tas siaga bencana digunakan untuk memuat berbagai perlengkapan esensial yang dibutuhkan guna menunjang keselamatan dan kelangsungan hidup setidaknya selama 72 jam pertama setelah bencana terjadi. Pada periode krusial ini, akses terhadap bantuan darurat, persediaan makanan, air bersih, maupun layanan umum sering kali masih terbatas atau bahkan belum tersedia sama sekali. Karena itu, keberadaan tas siaga menjadi sangat penting sebagai penopang kebutuhan dasar sebelum bantuan datang.

Secara sederhana, tas siaga bencana dapat diartikan sebagai tas darurat yang telah disiapkan sebelumnya dan berisi kebutuhan pokok yang siap dibawa kapan saja saat proses evakuasi harus dilakukan dengan cepat. Tas ini bertujuan untuk membantu seseorang tetap berada dalam kondisi aman, sehat, dan mampu bertahan di tengah situasi darurat. Selain itu, tas siaga bencana juga berfungsi sebagai alat pendukung agar pemiliknya tetap dapat berkomunikasi. Serta, untuk menjaga kondisi fisik maupun mental ketika menghadapi keadaan yang tidak terduga.

Mempersiapkan Tas Siaga Bencana

Tinggal di Indonesia sangat rentan terhadap bencana alam. Mengingat daerah kita tinggal berada di area Ring of Fire. Selain itu, bencana gempa bumi, banjir hingga mati listrik juga mengancam kita. Untuk itu, ada baiknya untuk mempersiapkan terlebih dahulu berbagai benda penting yang diperuntukan ke dalam tas siaga bencana. Sehingga kita bisa mempersiapkan diri sewaktu – waktu. Ini dia berbagai hal yang harus dipersiapkan ke dalam tas siaga. Apa saja? Simak yuk!

1. Identitas Diri dan Dokumen Penting

Dokumen identitas menjadi hal krusial saat bencana terjadi, terutama ketika harus mengakses bantuan, layanan kesehatan, atau administrasi darurat. Simpan salinan KTP, Kartu Keluarga, BPJS, dan SIM untuk memudahkan proses identifikasi diri. Sertifikat tanah atau rumah serta buku nikah juga sebaiknya disertakan sebagai bukti kepemilikan dan status keluarga jika dokumen asli hilang atau rusak. Jangan lupa menambahkan daftar kontak darurat berisi nomor keluarga, tetangga, atau pihak penting lainnya, sehingga komunikasi tetap bisa dilakukan saat kondisi memungkinkan.

2. Obat-obatan dan Alat Kesehatan

Perlengkapan kesehatan sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh selama masa darurat. Obat pribadi, terutama obat rutin bagi penderita penyakit tertentu, wajib disiapkan agar pengobatan tidak terputus. Lengkapi dengan P3K dasar seperti plester, betadine, dan kasa steril untuk menangani luka ringan. Masker medis atau N95 berguna untuk melindungi pernapasan dari debu, asap, atau polusi pascabencana. Sementara hand sanitizer membantu menjaga kebersihan tangan saat air bersih sulit didapat.

3. Makanan dan Minuman

Ketersediaan makanan dan air sering menjadi tantangan utama setelah bencana. Oleh karena itu, siapkan makanan instan atau siap saji yang praktis, tahan lama, dan mudah dikonsumsi tanpa proses memasak rumit. Air minum dalam botol atau kemasan kantong sangat penting untuk mencegah dehidrasi. Sertakan juga alat makan sederhana seperti sendok atau gelas lipat agar kebutuhan makan tetap terpenuhi dengan lebih higienis.

4. Pakaian dan Pelindung Diri

Pakaian ganti secukupnya membantu menjaga kenyamanan dan kesehatan tubuh, terutama jika harus mengungsi dalam waktu lama. Jas hujan atau ponco berguna untuk melindungi tubuh dari hujan dan cuaca ekstrem. Selimut darurat atau thermal blanket berfungsi menjaga suhu tubuh tetap hangat, khususnya di malam hari atau di daerah dingin. Topi dan sarung tangan juga penting sebagai pelindung tambahan dari panas, dingin, maupun cedera ringan.

5. Peralatan Komunikasi dan Penerangan

Akses informasi menjadi kunci keselamatan dalam kondisi darurat. Radio dengan baterai atau tenaga surya memungkinkanmu tetap mendapatkan informasi resmi meski jaringan komunikasi terputus. Senter atau lampu kepala membantu penerangan saat listrik padam, terutama di malam hari. Pastikan tersedia baterai cadangan atau power bank agar perangkat komunikasi seperti ponsel tetap bisa digunakan.

6. Uang Tunai

Dalam situasi bencana, mesin ATM atau sistem pembayaran digital sering kali tidak berfungsi. Oleh karena itu, membawa uang tunai dengan pecahan kecil sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan mendesak seperti membeli makanan, transportasi, atau keperluan lainnya. Simpan uang tersebut di dalam dompet atau wadah tahan air agar tetap aman dari basah dan rusak.

7. Alat Tambahan

Perlengkapan tambahan berfungsi sebagai alat pendukung keselamatan. Seperti peluit dapat digunakan untuk meminta pertolongan atau memberi tanda keberadaan saat terjebak. Korek api atau pemantik berguna untuk menyalakan api dalam kondisi tertentu. Buku catatan dan alat tulis membantu mencatat informasi penting. Tali serbaguna seperti paracord dapat digunakan untuk berbagai keperluan darurat. Sementara kantong plastik atau trash bag bermanfaat untuk melindungi barang dari air, menyimpan sampah, atau alas duduk darurat.

8. Perlengkapan Khusus

Setiap anggota keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda. Untuk bayi, siapkan popok, susu formula, dan perlengkapan pendukung lainnya. Perempuan sebaiknya membawa pembalut dan tisu basah untuk menjaga kebersihan pribadi. Bagi lansia atau penyandang disabilitas, sediakan kebutuhan khusus seperti obat rutin, alat bantu, atau perlengkapan medis tertentu agar mereka tetap aman dan nyaman selama masa evakuasi. Bila perlu, ZALORAns juga bisa menambahkan sabun cuci muka pribadi ya.

Baca Juga : Cara Cek IMEI iPhone Terdaftar atau Tidak, Wajib Tahu!

Tips Membuat Tas Siaga Bencana

1. Simpan di Tempat yang Mudah Dijangkau

Tas siaga bencana sebaiknya diletakkan di lokasi strategis, seperti dekat pintu keluar rumah atau area yang mudah diakses seluruh anggota keluarga. Hal ini penting karena saat bencana terjadi, waktu evakuasi seringkali sangat terbatas. Dengan posisi tas yang mudah dijangkau, proses penyelamatan diri bisa dilakukan lebih cepat tanpa harus mencari perlengkapan terlebih dahulu.

2. Cek dan Perbarui Isi Tas Secara Berkala

Isi tas perlu diperiksa dan diperbarui secara rutin, minimal setiap tiga bulan sekali. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan makanan dan obat-obatan belum kadaluarsa, baterai masih berfungsi, serta pakaian dan perlengkapan lain masih sesuai kebutuhan. Dengan perawatan berkala, tas siaga selalu dalam kondisi siap pakai saat situasi darurat benar-benar terjadi.

3. Buat Satu Tas untuk Setiap Anggota Keluarga

Idealnya, setiap anggota keluarga memiliki tas siaga masing-masing. Hal ini memudahkan proses evakuasi dan memastikan kebutuhan pribadi setiap orang terpenuhi, terutama untuk anak-anak, lansia, atau anggota keluarga dengan kebutuhan khusus. Dengan tas terpisah, risiko kekurangan perlengkapan penting juga dapat diminimalkan.

4. Gunakan Tas Punggung yang Ringan dan Tahan Air

Source: ZALORA

Pemilihan tas sangat berpengaruh pada kenyamanan saat evakuasi. Tas punggung atau backpack lebih disarankan karena praktis, membebaskan tangan, dan mudah dibawa dalam waktu lama. Pastikan tas terbuat dari bahan yang ringan, kuat, serta tahan air agar isinya tetap aman meski harus melewati kondisi cuaca buruk atau lingkungan basah.

5. Sertakan Daftar Isi di Dalam Tas

Menambahkan daftar isi di dalam tas siaga bencana akan sangat membantu saat melakukan pengecekan atau pembaruan perlengkapan. Daftar ini memudahkan untuk mengetahui barang apa saja yang sudah tersedia dan apa yang perlu ditambahkan atau diganti. Selain itu, dalam kondisi darurat, daftar isi dapat membantu anggota keluarga lain memahami isi tas dengan cepat tanpa harus membongkar seluruh isinya.

Baca Juga : Mengenal Kembali Ragam Permainan Tradisional Asli Indonesia

Itulah beberapa hal yang perlu ZALORAns bawa dalam mempersiapkan tas siaga bencana agar kamu siap menghadapi bencana yang tak terduga.

Mau cari berbagai koleksi tas ransel dengan kualitas terbaik dan trendy dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama