Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki peran penting dalam membersihkan harta sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Dalam pelaksanaannya, zakat tidak hanya sebatas menyerahkan sebagian harta kepada yang berhak menerimanya. Tetapi juga disertai dengan niat dan doa sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT. Salah satu bagian yang sering ditanyakan adalah bacaan doa ijab qabul zakat, yang menjadi penegasan niat antara pemberi zakat dan penerimanya.
Melalui artikel ini, akan dibahas bacaan doa ijab qabul zakat yang dapat dijadikan panduan agar proses penunaian zakat berjalan sesuai tuntunan. Dengan memahami lafaz dan maknanya, diharapkan ibadah zakat yang dilakukan menjadi lebih khusyuk, sah, dan bernilai pahala di sisi Allah SWT.
Mari simak bacaan doa ijab qabul zakat selengkapnya berikut ini!
Baca Juga : Macam-Macam Zakat dan Ketentuannya dalam Islam
Bacaan Doa Ijab Qabul Zakat
Sebelum berzakat akan lebih baik jika kita mengetahui bagaimana doa ijab qabul zakat supaya diterima oleh Allah. Berikut ini adalah berbagai doa ijab qabul zakat beserta dengan latin dan artinya.
1. Doa Ijab Zakat
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاة الفِطْر فَرْضًا لله تَعَالى
“Nawaitu an akhrija zakaatal fithri fardhan lillahi ta’ala”
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat harta atau zakat fitrah fardhu karena Allah Ta’ala.”
Doa ijab zakat adalah ungkapan niat yang dilafalkan oleh pemberi zakat (muzakki) ketika akan menunaikan kewajiban zakatnya. Bacaan doa ijab zakat dalam bahasa Arab ini mengandung makna mendalam tentang kesadaran dan tanggung jawab seorang Muslim dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Pengucapan doa ijab zakat menjadi bukti bahwa zakat ditunaikan dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan niat ibadah semata. Doa ini dibaca saat seorang Muslim bersiap menyerahkan zakat kepada amil zakat atau langsung kepada mustahik sebagai penerima yang berhak.
Momen pengucapan doa ijab zakat memiliki arti penting karena menandai perpindahan kepemilikan harta dari muzakki kepada mustahik sesuai ketentuan syariat. Pelafalan doa, baik dalam bahasa Arab maupun tulisan latin, juga membantu muzakki memusatkan niat agar zakat yang dikeluarkan benar-benar ditujukan karena Allah SWT.
Dengan memahami makna dan arti doa ijab zakat, kualitas ibadah zakat seorang Muslim dapat semakin meningkat. Lafaz niat ini menegaskan bahwa zakat yang ditunaikan bukan didasari paksaan atau ingin dipuji, melainkan sebagai wujud ketaatan dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah SWT.
2. Doa Qobul Zakat
آجَرَكَ اللَّهُ فِيْمَا أعْطَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُورًا وَبَارَكَ لَكَ فِيْمَا أَبْقَيْتَ
“Ajarakallahu fima a’thaita waja’alahu laka thahuran wabaraka laka fima abqaita”
Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan menjadikannya pembersih bagimu, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan.”
Doa qobul zakat merupakan lafaz yang diucapkan oleh penerima zakat (mustahik) sebagai tanda penerimaan sekaligus doa kebaikan bagi pihak yang menunaikan zakat. Bacaan doa qobul zakat dalam bahasa Arab ini mengandung makna mendalam berupa harapan agar muzakki mendapatkan pahala dan keberkahan atas zakat yang telah diberikan. Pengucapannya juga menjadi penanda sahnya proses penunaian zakat serta wujud rasa syukur mustahik atas rezeki yang diterima.
Doa qobul zakat dibaca setelah mustahik menerima zakat, baik secara langsung dari muzakki maupun melalui perantara amil zakat. Momen ini memiliki arti penting karena menunjukkan bahwa tujuan utama zakat telah tercapai, yakni tersalurnya harta dari orang yang mampu kepada mereka yang membutuhkan.
Dengan memahami arti doa qobul zakat, rasa ikhlas dan syukur dapat tumbuh pada kedua belah pihak, baik muzakki maupun mustahik. Lafaz ini merupakan doa agar Allah SWT memberikan pahala, menjadikan zakat sebagai penyuci harta, serta melimpahkan keberkahan pada harta muzakki yang masih tersisa.
Baca Juga : 14 Contoh Penutup Pidato Islami
Hikmah Membaca Doa Ijab Qobul Zakat
1. Menyempurnakan Ibadah Zakat
Membaca doa ijab qobul zakat menjadikan pelaksanaan zakat tidak sekadar rutinitas atau formalitas belaka, melainkan benar-benar bernilai ibadah yang sempurna di sisi Allah SWT. Doa ini berfungsi sebagai penegasan niat bahwa zakat yang dikeluarkan dilakukan dengan penuh kesadaran, keikhlasan, serta kepatuhan terhadap perintah agama.
2. Menenangkan Hati Pemberi dan Penerima Zakat
Doa yang dibaca dalam proses ijab qobul zakat membawa ketenangan batin, baik bagi muzakki maupun mustahik. Sebagaimana disebutkan dalam QS. At-Taubah ayat 103, doa menjadi sarana untuk menenangkan jiwa dan membersihkan hati. Bagi muzakki, doa memberikan rasa lega karena telah menunaikan kewajiban serta membantu sesama. Sementara itu, bagi mustahik, doa menjadi sumber ketentraman dan keberkahan atas rezeki yang diterima.
3. Menghubungkan Kehidupan Dunia dan Akhirat
Zakat yang disertai dengan doa memiliki peran penting dalam menghubungkan kehidupan dunia dan akhirat. Harta yang dikeluarkan di dunia melalui zakat akan berubah menjadi tabungan pahala di akhirat. Doa ijab qobul menjadikan zakat sebagai amal jariyah, yakni kebaikan yang pahalanya terus mengalir selama manfaatnya masih dirasakan oleh penerima. Dengan demikian, zakat menjadi sarana untuk menyeimbangkan urusan duniawi dan tujuan ukhrawi.
4. Membersihkan dan Menyucikan Diri dari Sifat Kikir
Salah satu hikmah utama zakat adalah membersihkan jiwa dari sifat kikir dan cinta berlebihan terhadap harta. Dengan menunaikan zakat dan membacakan doa ijab qobul, seorang Muslim dilatih untuk ikhlas berbagi dan peduli terhadap kondisi orang lain. Islam mengajarkan umatnya untuk bersikap dermawan serta menolong sesama, sehingga zakat menjadi sarana penyucian hati dari sifat bakhil dan egoisme. Hati yang bersih akan lebih mudah menerima kebaikan dan keberkahan dari Allah SWT.
5. Menumbuhkan dan Menguatkan Rasa Syukur
Mengeluarkan zakat yang disertai doa merupakan bentuk rasa syukur seorang hamba kepada Allah SWT atas nikmat rezeki yang diberikan. Melalui zakat, seorang Muslim menyadari bahwa harta yang dimilikinya bukanlah semata hasil usaha pribadi, melainkan titipan dari Allah. Oleh karena itu, harta tersebut digunakan di jalan-Nya melalui zakat, sedekah, dan infak. Rasa syukur ini akan menumbuhkan kesadaran untuk terus berbagi dan memanfaatkan rezeki dengan cara yang diridhai Allah.
6. Menjaga dan Membentengi Harta dari Keburukan
Zakat yang diiringi doa juga berfungsi sebagai benteng perlindungan harta. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menjaga harta dengan zakat, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Thabrani dan Abu Nu’aim. Doa ijab qobul zakat diyakini mampu melindungi harta dari berbagai keburukan, musibah, dan niat jahat orang lain.
Dengan menunaikan zakat secara ikhlas dan disertai doa, harta tidak hanya menjadi bersih dan berkah. Tetapi juga lebih aman serta membawa manfaat yang luas bagi pemiliknya maupun orang lain.
Baca Juga : Bacaan Bilal Tarawih Lengkap Setiap Rakaat
Itulah bacaan doa dan manfaat membaca doa ijab qabul zakat yang perlu kamu perhatikan.
Mau cari berbagai dress muslim wanita yang berkualitas dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama


