Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Kain satin merupakan salah satu jenis kain yang sangat populer di dunia mode karena tampilannya yang mewah, berkilau, serta mampu memberikan kesan anggun pada setiap busana. Karakteristik kain ini yang halus, licin, dan lembut membuatnya banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari gaun pesta, gaun pengantin, hingga busana sehari-hari yang ingin terlihat lebih elegan.
Bahan kain satin juga kerap dipakai dalam pembuatan aksesori, sprei, hingga dekorasi karena teksturnya yang indah dan nyaman. Meski sering dianggap sebagai kain mahal dan berkelas, ternyata satin memiliki beragam jenis dengan kualitas dan harga yang bervariasi, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget. Kain ini bukan berasal dari bahan tertentu, melainkan dari teknik tenun khusus yang menghasilkan permukaan mengilap di satu sisi dan lebih kusam di sisi lainnya.
Lalu, apa saja sih jenis kain satin? Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!
Baca juga : Bahan Kain Dryfit Milano, Kelebihan dan Kekurangannya
Ketahui Berbagai Jenis Kain Satin
Bahan kain satin tak hanya ada satu, kain ini dibedakan berdasarkan kategori ketebalan, efek jatuh dan juga material kualitasnya. Beberapa kain satin pun juga dibanderol dengan harga yang lebih mahal seperti kain satin berbahan sutra yang lebih halus dan juga lebih berkilau. Tak hanya itu, jenis kain satin juga dibedakan berdasarkan bagaimana kain satin itu digunakan. Apakah untuk keperluan rumah tangga, pakaian sehari-hari, atau bahkan dress untuk acara tertentu. Ingin mengetahui apa saja jenis kain satin? Simak penjelasannya berikut ini ya ZALORAns.
1. Kain Bridal (Duchess)

Source: Fitinline
Kain satin bridal atau sering disebut juga satin duchess merupakan jenis satin dengan kualitas premium yang dikenal memiliki tampilan mewah dan berkelas. Teksturnya tebal, kaku, dan kuat sehingga tidak mudah robek, serta mampu memberikan kesan mengembang ketika dikenakan. Inilah alasan mengapa kain ini banyak dipilih untuk pembuatan gaun pengantin dan busana pesta yang membutuhkan kesan elegan.
Tidak hanya untuk fashion, satin bridal juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain seperti dekorasi rumah, pembuatan bantal hias, dompet, pouch kosmetik, hingga goodie bag. Kain satin bridal sendiri hadir dalam beberapa varian, misalnya satin bridal Jepang dan satin bridal Korea yang memiliki perbedaan karakteristik pada ketebalan dan kelenturannya.
2. Kain Clarissa (Satin Gorden)

Source: Fitinline
Sesuai namanya, satin clarissa banyak digunakan sebagai bahan utama gorden karena sifatnya yang tipis, jatuh, dan agak lemas sehingga terlihat indah ketika digantung. Namun, kain ini tidak terbatas pada dekorasi rumah saja, karena beberapa orang juga memanfaatkannya untuk membuat busana seperti rok atau kebaya modern dengan kesan sederhana dan elegan. Keunggulan lainnya, satin clarissa memiliki harga yang relatif terjangkau sehingga menjadi pilihan populer untuk berbagai kebutuhan.
3. Kain Silk (Satin Sutra)

Source: Fitinline
Satin silk atau satin sutra adalah jenis satin yang terbuat dari bahan sutra asli sehingga menghasilkan kain dengan karakteristik halus, lembut, ringan, serta mengkilap. Teksturnya yang tipis membuat kain ini nyaman dipakai, terutama untuk aksesori busana seperti jilbab atau hijab karena ringan dan tipis sehingga nyaman dipakai di kepala. Satin sutra seringkali dianggap sebagai kain mewah karena kilauinya yang elegan dan kenyamanannya saat bersentuhan dengan kulit.
4. Kain Delustered (Peau de Soie)

Source: Fitinline
Jenis satin ini dikenal juga dengan sebutan peau de soie yang berarti “kulit sutra” dalam bahasa Prancis. Kain satin delustered memiliki keunikan karena tampil mengkilap pada kedua sisinya, sehingga dapat digunakan secara bolak-balik. Bahannya ringan, halus, dan fleksibel sehingga sangat cocok dijadikan bahan untuk pakaian sehari-hari. Karena kilauannya yang khas di kedua sisi, satin ini sering dijuluki sebagai kain sutra dalam bahasa Indonesia. Dibandingkan dengan jenis satin lainnya, delustered menawarkan keindahan yang berbeda sekaligus praktis dalam penggunaannya.
5. Kain Damask (Satin Bermotif)

Source : Meiyi Home
Satin damask merupakan jenis satin yang istimewa karena dihiasi dengan pola-pola menawan yang disusun menggunakan teknik tenun khusus. Motifnya bisa tampak timbul dengan sentuhan beludru di atas dasar kain satin, sehingga memberikan kesan mewah dan eksklusif. Teksturnya halus dan lembut dengan motif indah yang menjadikannya favorit banyak orang. Tidak heran jika satin damask sering digunakan untuk busana formal, gaun pesta, atau dekorasi yang membutuhkan sentuhan elegan.
Baca juga : Bahan Kain Toyobo, Kelebihan dan Kekurangannya
6. Kain Cloth (Satin Wol atau Satin de Laine)

Source: Fitinline
Satin cloth atau disebut juga satin de laine adalah jenis satin yang dibuat dari wol import berkualitas tinggi, biasanya berasal dari Prancis. Proses penenunannya menggunakan teknik khusus sehingga menghasilkan kain dengan tekstur lembut, halus, serta memiliki kilau khas satin meski berbahan wol. Lebarnya biasanya hanya sekitar 70 cm, namun kekuatannya sangat baik dan mampu bertahan lama. Karena kualitas dan kemewahannya, satin cloth banyak digunakan untuk gaun, kemeja, atau busana wanita lainnya dengan harga jual yang relatif tinggi.
7. Kain Sateen

Source: Fitinline
Berbeda dengan satin pada umumnya yang menggunakan serat filamen seperti sutra, nilon, atau polyester, kain sateen justru berbahan dasar katun atau short-staple fiber. Proses pembuatannya tetap menggunakan teknik weave seperti satin, tetapi menghasilkan tekstur yang berbeda. Sateen memiliki permukaan lembut dengan sedikit kilau dan lebih mudah menyerap keringat karena kandungan katunnya. Jenis ini cocok untuk pakaian casual maupun formal dengan nuansa elegan yang tetap nyaman dipakai sehari-hari.
8. Kain Faconne (Jacquard Satin)

Source: Fitinline
Satin faconne atau sering disebut jacquard satin merupakan jenis satin yang dihiasi dengan berbagai motif seperti garis, paisley, atau pola dekoratif lainnya. Teksturnya lebih lembut dan lentur jika dibandingkan dengan satin duchess yang kaku, sehingga lebih fleksibel digunakan untuk berbagai model busana. Satin faconne memberikan kesan mewah, elegan, sekaligus berkelas, sehingga sering dipilih sebagai bahan utama gaun pesta atau busana wanita yang ingin tampil memikat.
9. Kain Slipper

Source: Fitinline
Jenis satin ini memiliki keunikan karena bisa dicelup, sehingga warnanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan desain. Awalnya, kain satin slipper banyak digunakan sebagai bahan utama sepatu pesta karena sifatnya yang kaku dan kuat. Namun, seiring perkembangan zaman, kain ini juga digunakan dalam pembuatan sepatu balet maupun sebagai pelapis sepatu lainnya. Keunggulan utamanya terletak pada daya tahannya serta fleksibilitasnya untuk diwarnai, menjadikannya pilihan tepat untuk produk-produk fashion tertentu.
10. Kain Satin Kahantex

Source: Fitinline
Kain satin kahantex memiliki permukaan yang mengkilap, licin, cukup tebal, dan terasa kaku ketika disentuh. Tidak seperti jenis satin lainnya, kain ini jarang dipakai untuk busana karena sifat bahannya yang panas saat menempel di kulit. Sehingga, lebih sering digunakan untuk kebutuhan non-sandang seperti dekorasi ruangan atau kerajinan tangan. Karena karakteristiknya yang tebal dan kaku, kain satin kahantex sangat cocok dijadikan gorden atau produk dekoratif sejenis.
11. Kain Satin Velvet (Double Satin)

Source: Fitinline
Kain satin velvet merupakan salah satu jenis kain berbahan dasar polyester yang lembut, jatuh, dan menghadirkan kesan elegan. Kain ini sering digunakan untuk busana wanita seperti gaun pesta, gamis, maupun seragam karena memberi tampilan yang anggun, mewah, dan feminin.
Dibandingkan dengan satin clarissa, satin velvet memiliki ketebalan dua kali lipat sehingga kainnya terasa lebih berat dan jatuh. Serat kainnya rapat dan tebal sehingga tidak transparan, sementara kedua sisinya halus, licin, dan tampak doff atau tidak terlalu mengkilap.
Kain ini juga nyaman dipakai karena tidak terasa panas di kulit serta tersedia dalam banyak pilihan warna dengan ketersediaan bahan yang melimpah. Selain untuk busana, satin velvet juga kerap dimanfaatkan sebagai bahan hijab.
12. Kain Satin Roberto Cavalli

Source: Fitinline
Kain satin roberto cavalli sekilas menyerupai satin velvet karena sama-sama berkualitas tinggi dan memiliki corak garis lurus di bagian belakangnya. Namun, kain ini terasa berbeda saat disentuh maupun dikenakan karena teksturnya lebih halus, lembut, dan tidak terlalu berkilau.
Keunggulan lain dari satin roberto cavalli adalah kemampuannya yang lebih baik dalam menyerap keringat, sehingga terasa nyaman ketika dipakai, terutama di iklim tropis. Karena sifatnya yang adem dan lembut, kain ini sangat cocok digunakan untuk busana seperti baju tidur wanita, gamis, maupun gaun pesta.
Baca juga : Bahan Kain Parasut, Kelebihan dan Kekurangannya
Nah, itulah beberapa jenis bahan kain satin yang perlu kamu ketahui! Jadi manakah kain satin yang sesuai dengan kebutuhan kamu?
Mau cari berbagai dress wanita model terbaru dan berkualitas dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama


