penyebab jerawat di punggung badan

Penyebab Jerawat Punggung dan Cara Mengatasinya

Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu! 

Kamu pernah merasa risih karena ada bintik-bintik merah atau jerawat yang muncul di punggung? Tenang, kamu tak sendirian! Jerawat di area punggung yang sering disebut “backne” (back acne) adalah masalah kulit yang cukup umum, baik pada pria maupun wanita. Meski letaknya tidak terlalu terlihat seperti di wajah, jerawat punggung bisa sangat mengganggu. Kadang terasa gatal, perih saat berkeringat, bahkan menurunkan rasa percaya diri saat memakai pakaian terbuka di bagian belakang.

Masalahnya, jerawat punggung sering kali muncul tanpa disadari dan sulit diatasi karena area tersebut sulit dijangkau. Banyak orang mengira penyebabnya hanya karena tidak bersih saat mandi, padahal sebenarnya ada beragam faktor yang memicu munculnya jerawat di punggung. Mulai dari produksi minyak berlebih, penumpukan sel kulit mati, hingga pengaruh hormon atau kebiasaan harian tertentu.

Jerawat di punggung juga bisa menjadi cermin dari kondisi tubuh kita. Misalnya, stres, pola makan tidak seimbang, atau penggunaan produk tubuh yang salah bisa memicu peradangan di kulit bagian belakang. Karena itu, untuk mengatasinya, ZALORAns perlu memahami akar penyebabnya terlebih dahulu sebelum menentukan perawatan yang tepat.

Dalam artikel ini, ZALORA akan membahas secara lengkap tentang apa saja penyebab jerawat punggung, bagaimana cara mengatasi dan menghlangkan jerawat di punggung agar kulit kembali bersih, halus, dan bebas dari rasa tidak nyaman. Yuk, simak pembahasan lengkapnya di bawah ini! 

Baca Juga : Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Secara Alami Anti Ribet!

Penyebab Jerawat Punggung

Mengapa jerawat tumbuh di punggung? Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? ZALORAns tak perlu khawatir. Mari kita ulas satu persatu bagaimana jerawat bisa tumbuh di punggung kamu dan bagaimana cara mengatasinya agar jerawat tidak kembali lagi.

1. Perubahan Hormon

Salah satu penyebab utama jerawat punggung adalah perubahan hormon, terutama hormon androgen. Pada laki-laki, hormon ini meningkat pesat saat masa pubertas dan memicu kelenjar minyak (sebasea) untuk bekerja lebih aktif. Sementara pada perempuan, perubahan kadar hormon biasanya terjadi menjelang menstruasi, saat kehamilan, atau bahkan ketika mengalami stres berat.

Kondisi tersebut membuat produksi minyak alami kulit meningkat drastis. Ketika minyak bercampur dengan sel kulit mati dan kotoran, pori-pori pun menjadi tersumbat dan muncullah jerawat, termasuk di area punggung yang cenderung tertutup.

2. Keringat yang Berlebih

Punggung merupakan salah satu area tubuh yang mudah sekali berkeringat, apalagi setelah berolahraga atau saat cuaca panas dan lembab. Jika keringat yang keluar tidak segera dibersihkan, maka kotoran dan minyak bisa menumpuk di permukaan kulit. Akibatnya, pori-pori tersumbat dan bakteri mudah berkembang biak, inilah yang kemudian memicu munculnya jerawat di punggung.

3. Kurangnya Kebersihan Tubuh

Faktor kebersihan juga memainkan peran penting. Setelah beraktivitas seharian, terutama di luar ruangan, tubuh sering kali tertutup oleh debu, polusi, dan keringat. Jika ZALORAns tidak segera mandi atau membersihkan diri, semua kotoran itu bisa menempel di kulit punggung dan menyumbat pori-pori. Area ini pun menjadi tempat ideal bagi bakteri penyebab jerawat untuk berkembang. Itulah sebabnya menjaga kebersihan tubuh secara rutin sangat penting untuk mencegah jerawat di bagian belakang.

4. Penggunaan Pakaian yang Terlalu Ketat

Pakaian yang terlalu ketat atau tidak menyerap keringat juga bisa menjadi penyebab jerawat punggung yang sering diabaikan. Gesekan antara kain dan kulit dapat menyebabkan iritasi, sementara kelembaban yang terperangkap di bawah pakaian menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri. Akibatnya, kulit punggung menjadi lebih mudah meradang dan berjerawat, terutama jika kamu sering menggunakan pakaian olahraga atau bahan sintetis yang tidak breathable.

5. Stres Emosional

Kondisi mental ternyata juga punya dampak besar pada kesehatan kulit. Saat ZALORAns sedang stres berat, tubuh memproduksi lebih banyak hormon kortisol yang dapat mengganggu keseimbangan hormon lainnya. Akibatnya, kelenjar minyak jadi lebih aktif dan produksi sebum meningkat. Kondisi ini sering kali memperburuk jerawat, termasuk yang muncul di punggung. Jadi, mengelola stres dengan cara yang sehat juga termasuk langkah penting dalam merawat kulit.

6. Produk Perawatan Tubuh yang Tidak Cocok

Tak jarang, jerawat punggung juga muncul karena penggunaan produk skincare atau bodycare yang tidak sesuai dengan jenis kulit. Beberapa lotion, pelembab, atau body oil mengandung bahan yang bersifat comedogenic atau mudah menyumbat pori, seperti minyak kelapa, lanolin, asam oleat, atau isopropyl myristate. Bila digunakan terus-menerus, bahan-bahan ini bisa menyebabkan pori tersumbat dan menimbulkan jerawat di punggung maupun dada.

7. Faktor Genetik

Selain faktor eksternal, genetik juga punya peran dalam munculnya jerawat punggung. Jika ZALORAns memiliki anggota keluarga yang cenderung memiliki kulit berminyak, sensitif, atau mudah berjerawat, besar kemungkinan kamu juga akan mengalami hal serupa. Faktor ini memang tidak bisa dihindari, tetapi masih bisa dikontrol dengan perawatan dan kebiasaan yang tepat.

8. Efek Samping dari Obat-obatan Tertentu

Beberapa jenis obat dapat menyebabkan efek samping berupa jerawat punggung. Misalnya obat yang mengandung kortikosteroid, lithium, antikonvulsan, atau barbiturat. Obat-obatan ini bisa memengaruhi keseimbangan hormon dan meningkatkan produksi minyak pada kulit. Jika ZALORAns sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut dan mulai muncul jerawat di punggung, sebaiknya konsultasikan ke dokter agar bisa mendapat solusi perawatan yang sesuai.

Baca Juga : Rekomendasi Facial Wash untuk Kulit Berjerawat

Cara Mengatasi Jerawat di Punggung

1. Terapkan Pola Makan Sehat

Kulit yang bersih dan sehat berawal dari dalam tubuh. Itu sebabnya, menjaga pola makan menjadi salah satu kunci penting untuk mengatasi jerawat punggung. Cobalah untuk mengonsumsi makanan tinggi protein seperti ikan, telur, atau dada ayam tanpa lemak, karena protein berperan dalam regenerasi sel kulit.

Selain itu, perbanyak asupan serat dari buah dan sayuran segar seperti brokoli, wortel, pepaya, atau apel untuk membantu tubuh mengeluarkan racun yang bisa memicu peradangan pada kulit. Sebaliknya, batasi konsumsi makanan tinggi gula, tinggi lemak, dan makanan olahan seperti gorengan, minuman manis, serta makanan cepat saji. Makanan semacam itu bisa meningkatkan kadar insulin dan memicu produksi minyak berlebih yang akhirnya menyebabkan jerawat makin parah.

2. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Air putih bukan hanya penting untuk kesehatan organ tubuh, tapi juga berperan besar dalam menjaga kelembaban dan elastisitas kulit. Minum air putih yang cukup setiap hari membantu membersihkan racun dari dalam tubuh sekaligus menjaga kulit tetap terhidrasi. Kulit yang lembab cenderung lebih kuat dan tidak mudah mengalami peradangan, sehingga risiko jerawat pun berkurang.

3. Jaga Kebersihan Tubuh Secara Rutin

Karena punggung adalah area yang sulit dijangkau dan mudah berkeringat, ZALORAns perlu memastikan kebersihannya terjaga dengan baik. Mandi minimal dua kali sehari, terutama setelah berolahraga atau beraktivitas berat yang membuatmu banyak berkeringat. Gunakan sabun antibakteri atau sabun khusus untuk kulit berjerawat agar pori-pori tetap bersih dari minyak dan kotoran.

Selain itu, pastikan kamu mengganti pakaian setiap kali berkeringat dan hindari mengenakan pakaian yang lembab terlalu lama. Karena bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab jerawat.

4. Gunakan Produk Perawatan yang Tepat

Pemilihan produk skincare untuk tubuh juga tidak kalah penting. Untuk ZALORAns yang memiliki kulit punggung berminyak dan rentan jerawat, gunakan produk yang mengandung bahan aktif seperti benzoyl peroxide, salicylic acid, atau retinoid. Benzoyl peroxide bekerja dengan membunuh bakteri penyebab jerawat. Salicylic acid membantu membersihkan pori-pori dari sel kulit mati dan minyak berlebih.

Serta, Retinoid berfungsi mempercepat regenerasi sel kulit agar jerawat cepat sembuh dan tidak menimbulkan bekas. Namun, gunakan bahan aktif ini secara bertahap untuk menghindari iritasi. Jika kulitmu sensitif, pilih formula yang lembut dan non-comedogenic agar tidak menyumbat pori.

5. Kelola Stres dengan Baik

Percaya atau tidak, stres juga bisa memperburuk kondisi jerawat, termasuk jerawat di punggung. Saat stres, tubuh memproduksi lebih banyak hormon kortisol yang memicu peningkatan produksi minyak di kulit. Karena itu, penting bagi kamu untuk mengelola stres dengan cara positif. Misalnya dengan berolahraga ringan, melakukan meditasi, menulis jurnal, atau sekedar mengambil waktu istirahat sejenak dari rutinitas yang padat. Tubuh dan pikiran yang rileks akan membantu menyeimbangkan hormon dan menjaga kondisi kulit tetap stabil.

6. Rutin Lakukan Eksfoliasi Tubuh

Source: ZALORA

Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah melakukan eksfoliasi tubuh secara rutin. Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori dan memicu jerawat. Gunakan body scrub yang lembut dan aman untuk kulit berjerawat, misalnya yang mengandung butiran halus atau bahan alami seperti oatmeal, garam laut, atau asam laktat. Lakukan eksfoliasi 1–2 kali seminggu untuk menjaga tekstur kulit tetap halus dan bersih tanpa menyebabkan iritasi.

Itulah beberapa penyebab munculnya jerawat di punggung serta cara mengatasinya dengan mudah! Semoga berbagai cara di atas bisa membantu kamu.

Baca Juga : Rekomendasi Toner untuk Kulit Berjerawat Terbaik

Mau cari berbagai produk skincare terlengkap dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama