Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Pernah melihat seseorang memakai beberapa cincin sekaligus dan semuanya terlihat serasi dan stylish? Teknik tersebut dikenal sebagai stacking ring, yaitu cara memakai beberapa cincin dalam satu jari atau mengombinasikannya di beberapa jari untuk menciptakan tampilan yang lebih personal. Bukan sekadar menumpuk cincin, stacking juga menjadi permainan bentuk, ukuran, warna, dan tekstur agar aksesori terlihat menyatu dengan outfit.
Tren ini menarik karena kamu bebas bereksperimen sesuai gaya. Cincin tipis bisa dipadukan dengan model yang lebih bold, sementara cincin polos dapat menjadi penyeimbang untuk desain yang memiliki detail atau batu. Bahkan, beberapa cincin sederhana yang sudah ada di koleksi perhiasanmu bisa menghasilkan kombinasi baru yang terasa berbeda.
Namun, stacking ring juga punya triknya. Terlalu banyak model dalam satu area bisa membuat tampilan terlihat penuh, sedangkan kombinasi yang terlalu seragam justru bisa terasa monoton. Jadi, bagaimana cara menyusun cincin agar tetap stylish dan menarik? Yuk, simak tips stacking ring berikut dan temukan kombinasi yang paling sesuai dengan gaya kamu!
Baca Juga : Tren Bandana Slayer untuk Summer OOTD by ZALORA
Panduan Cara Tips Stacking Ring Agar Stylish
Bagi ZALORAns yang ingin mencoba tampilan baru aksesoris cincin kamu dengan stacking ring. Berikut ini ada panduan bagaimana cara agar stacking ring terlihat rapi, stylish dan keren. Mulai dari menentukan jumlah cincin, model hingga perpaduan warna serta ornamen yang tepat. Selengkapnya bisa ZALORAns baca di bawah ini ya.
1. Tentukan Jumlah Cincin

Source: ZALORA Indonesia – Daniel Wellington
Langkah pertama dalam melakukan stacking ring adalah menentukan jumlah cincin yang ingin digunakan. Tidak ada aturan khusus mengenai berapa banyak cincin yang harus dipakai karena semuanya kembali pada selera dan gaya masing-masing. Namun, keseimbangan tetap perlu diperhatikan agar tangan tidak terlihat terlalu penuh. Menumpuk banyak cincin pada satu jari memang bisa memberikan kesan bold, tetapi terlalu banyak aksesori justru dapat membuat tampilan terlihat ramai.
Sebagai awal, coba gunakan beberapa cincin pada satu, tiga, atau lima jari, kemudian sisakan jari lainnya tanpa aksesori untuk memberikan ruang visual. Menjadikan satu jari sebagai pusat perhatian dengan stack yang lebih tinggi. Lalu mengimbanginya dengan cincin yang lebih sederhana pada jari lain juga bisa menciptakan tampilan yang lebih proporsional.
2. Pilih Ukuran Cincin yang Tepat

Source: ZALORA Indonesia – Daniel Wellington
Ukuran menjadi salah satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan saat menyusun ring stack. Setiap jari memiliki ukuran yang berbeda, sehingga cincin yang nyaman digunakan di satu jari belum tentu terasa pas ketika dipindahkan ke jari lainnya. Selain ukuran jari, perhatikan pula lebar band dan jumlah cincin yang akan dipakai secara bersamaan. Cincin dengan band yang lebih lebar biasanya membutuhkan ruang lebih banyak. Sebaliknya, cincin yang terlalu kecil bisa membuat jari terasa tertekan ketika digunakan bersama cincin lainnya.
3. Tentukan Tema yang Sama

Source: ZALORA Indonesia – Elli Jewelry
Agar kombinasi beberapa cincin terlihat menyatu, tentukan satu tema yang menjadi benang merah dari keseluruhan stack. Tema tersebut tidak harus berarti semua cincin memiliki desain yang sama. ZALORAns bisa memilih kesamaan dari warna logam, bentuk batu, tekstur, atau karakter desainnya. Misalnya, beberapa cincin emas dapat dipadukan dengan model yang berbeda-beda, mulai dari band polos, cincin bertekstur, hingga model dengan batu kecil. Justru, sedikit perbedaan pada setiap cincin dapat membuat stacking ring terlihat lebih menarik.
Baca Juga : Rekomendasi Promise Ring Terbaik dengan Model Elegan by ZALORA
4. Perhatikan Desain dan Gaya Cincin

Source: ZALORA Indonesia – Daniel Wellington
Setiap desain cincin memiliki karakter dan bentuk yang berbeda, sehingga tidak semuanya dapat ditumpuk begitu saja. Sebelum menggabungkan beberapa cincin, perhatikan bentuk band, bagian tepi, ukuran, tekstur, hingga posisi batu atau ornamen pada masing-masing cincin. Beberapa model mungkin dapat berdampingan dengan sempurna, sementara desain lainnya justru berpotensi saling bergesekan.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih menarik, mulailah dengan satu cincin utama sebagai fokus, kemudian tambahkan cincin pendamping yang desainnya lebih sederhana. Cincin tipis bisa digunakan untuk mengapit model yang lebih besar, sedangkan cincin bertekstur dapat dipadukan dengan band polos untuk menciptakan kontras. Bahkan, sedikit celah di antara cincin tidak selalu menjadi masalah karena ruang tersebut justru dapat membuat setiap desain terlihat lebih jelas.
5. Atur Posisi Cincin dengan Tepat
Setelah memilih cincin yang akan digunakan, perhatikan bagaimana posisi setiap cincin pada jari maupun antarjari. Salah satu cara yang dapat dicoba adalah menciptakan pola menyerupai segitiga secara visual. Misalnya, satu jari memiliki stack yang lebih tinggi sebagai pusat perhatian, kemudian jari di sebelahnya menggunakan cincin yang lebih sedikit dan sederhana. Pola tersebut membuat tampilan tangan terlihat lebih seimbang karena tinggi cincin tidak semuanya berada pada level yang sama.
Cincin yang tebal juga bisa ditempatkan berdekatan dengan band yang lebih tipis untuk memberikan variasi. Meski begitu, pola ini bukan aturan yang wajib diikuti. Justru, bereksperimen dengan posisi, jumlah, dan ketinggian cincin bisa menghasilkan kombinasi yang lebih sesuai dengan gayamu selama tetap nyaman dikenakan.
6. Pilih Wedding Ring Set yang Sesuai
Untuk membuat stacking ring dari cincin tunangan dan wedding ring, memilih satu set yang memang dirancang untuk dipakai bersama dapat menjadi pilihan praktis. Wedding ring set biasanya sudah mempertimbangkan bentuk, ukuran, serta posisi kedua cincin sehingga tampilannya lebih mudah terlihat menyatu.
Namun, bukan berarti cincin tunangan yang sudah dimiliki tidak bisa dipadukan dengan wedding band pilihan sendiri. Kuncinya adalah memperhatikan bentuk dan detail cincin utama sebelum menentukan pasangan yang tepat. Dengan begitu, kedua cincin dapat terlihat seperti satu kesatuan tanpa membuat bagian tertentu terasa terlalu penuh.
7. Perhatikan Bentuk Batu Utama
Bentuk batu pada cincin tunangan juga perlu menjadi pertimbangan ketika memilih cincin pendamping. Bentuk seperti round brilliant, cushion, atau Asscher lebih fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai model wedding band. Sementara itu, bentuk batu yang memanjang seperti marquise atau pear mungkin membutuhkan perhatian lebih karena ujung batunya dapat membuat beberapa model band tidak bisa duduk dengan sempurna di samping cincin utama. Dalam situasi seperti ini, model curved band atau band yang lebih tipis dapat menjadi pilihan. Karena bentuknya mampu mengikuti kontur cincin utama dan memberikan ruang yang cukup di sekitar batu.
8. Sesuaikan Garis Tepi dan Bentuk Band
Selain bentuk batu, garis tepi, lebar band, dan lengkungan pada cincin juga harus diperhatikan. Dua cincin yang terlihat cantik ketika dipakai sendiri belum tentu terlihat nyaman ketika disatukan. Perbedaan bentuk pada bagian bawah atau samping cincin dapat menciptakan celah yang terlalu besar atau justru menyebabkan kedua cincin saling bergesekan. Karena itu, pilih kombinasi yang dapat berdampingan dengan baik. Band lurus bisa dipasangkan dengan cincin yang memiliki bentuk serupa, sementara curved band dapat digunakan ketika membutuhkan ruang tambahan di sekitar batu utama.
9. Pilih Warna dan Gaya yang Saling Melengkapi
Perpaduan warna dan gaya menjadi sentuhan terakhir yang menentukan karakter ring stack. Menggabungkan warna logam atau bentuk batu yang berbeda sebenarnya boleh dilakukan, tetapi pastikan setiap elemen tetap memiliki hubungan visual. Cincin tunangan dengan desain minimalis dan modern, misalnya, akan lebih mudah terlihat harmonis ketika dipadukan dengan wedding band yang juga memiliki karakter sederhana. Sebaliknya, cincin yang sangat detail dan bergaya vintage dapat terlihat kurang menyatu jika dipasangkan dengan cincin lain yang memiliki karakter modern dan terlalu kontras.
Baca Juga : Rekomendasi Engagement Ring Model Simpel dan Elegan by ZALORA
Nah, itulah beberapa tips stacking ring agar stylish dan serasi. Jadi apakah ZALORAns tertarik mencoba styling aksesoris ala stacking seperti ini?
Mau cari berbagai cincin wanita model elegan dan cantik dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama



