Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Belanja online telah menjadi kebiasaan yang tak terhindarkan di era digital ini. Dengan cepatnya perkembangan teknologi dan kemudahan akses internet, semakin banyak orang yang beralih ke berbelanja apa saja secara online untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Salah satunya adalah pakaian yang bisa kamu dapatkan hanya sekali klik saja. Namun, meskipun berbelanja baju melalui online menawarkan kenyamanan yang tak tertandingi, ada berbagai pertimbangan yang perlu ZALORAns ketahui agar pengalaman belanja online mu memuaskan.
Sebelum membeli baju, ZALORAns harus tahu beberapa ukuran bagian tubuhmu, salah satunya adalah lingkar dada. Mengukur lingkar dada adalah langkah kunci dalam memastikan bahwa pakaian yang kamu beli sesuai dengan ukuran tubuhmu dan untuk menghindari ketidaknyamanan serta kekecewaan karena pakaian yang tidak sesuai. Lalu, bagaimana cara mengetahui lingkar dada?
Yuk, intip beberapa cara mengukur lingkar dada yang bisa kamu lakukan sendiri dirumah berikut ini.
Baca juga : Ini 7 Alasan Berat Badan Susah Naik! Nomor 4 Penyebab Utamanya
Cara Mengukur Lingkar Dada, Mudah dan Akurat!
Tak perlu ke tukang jahit untuk mengetahui berapa panjang lingkar dada ZALORAns. Dengan alat sederhana yang ada di rumah. Kini ZALORAns bisa mengukur sendiri berapa cm lingkar dada dengan mudah. Simak cara selengkapnya berikut ini ya.
1. Meteran Baju
Source: Pinterest
Saat ZALORAns menjahitkan baju di penjahit, pasti beberapa bagian tubuhmu diukur terlebih dahulu menggunakan meteran baju. Salah satunya mengukur ukuran lingkar dada. Kamu bisa mengukurnya sendiri lho dirumah!
Caranya yaitu pastikan meteran dalam satuan cm terlebih dahulu. Berdirilah dengan tegak, lalu lingkarkan meteran pada bagian dadamu. Perhatikan angka yang bertemu dengan ujung besi satunya, nah itulah ukuran lingkar dadamu. Jika kamu ingin baju yang tidak ketat, kamu bisa lebihkan ukurannya 4-6 cm agar lebih nyaman saat dipakai. Misalnya ukuran lingkar dadamu 110 cm, maka tambahkan 4 cm sehingga menjadi 114cm.
2. Penggaris
Source: Pinterest
Penggaris tidak hanya sekedar alat tulis biasa lho, penggaris juga bisa dijadikan alat ukur lingkar dada. Bagaimana caranya? ZALORAns hanya perlu menyiapkan baju dan jabarkan baju secara vertikal diatas permukaan yang datar, seperti meja atau lantai, jangan sampai ada bagian yang terlipat ya!
Ukurlah panjang bagian dada dari ujung ketiak kanan hingga kiri dengan penggaris. Lalu, hasil pengukurannya kalikan dengan dua. Misalnya hasil pengukuran yang ZALORAns dapat 55 cm, maka 55 dikali 2 hasilnya yaitu 110 cm. Nah, itulah yang menjadi ukuran lingkar dadamu. Lebihkan 4-6 cm agar baju sedikit longgar, sehingga 110 cm ditambah 4 cm yaitu 114 cm. Pakailah ukuran lingkar dada 114 cm ini untuk memilih baju.
3. Pita, Benang, Tali Rafia
Source: Pinterest
Pita, benang, dan tali rafia yang sifatnya fleksibel dan panjang bisa dijadikan sebagai alat ukur lingkar dada. ZALORAns bisa memakai salah satunya, lalu lingkarkan pada bagian dada dari ujung tali hingga bertemu bagian tali lainnya. Lalu beri tanda dengan spidol pada bagian tali yang mengenai ujung tali tadi. Setelah itu, ukur panjang tali dengan menggunakan penggaris. Itulah panjang lingkar dadamu.
Baca juga : Outfit Pria dengan Sepatu Loafers Hanya untuk Acara Formal?
4. Jengkal Tangan
Source: Pinterest
Jika sudah mentok tidak ada alat bantu apapun yang bisa ZALORAns gunakan untuk mengukur, jangan khawatir kamu masih punya telapak tangan untuk membantumu! Gunakan ukuran jengkal untuk mengukur lingkar dada.
ZALORAns bisa tempelkan jengkal tanganmu memutar dari punggung hingga ke dada. Lalu, bagaimana cara mengetahui berapa panjang lingkar dadamu? Satu jengkal kurang lebih sepanjang 23 cm. Jadi tinggal kalikan saja dengan jumlah jengkal hasil pengukuran tadi. Itulah ukuran lingkar dadamu yang bisa langsung ZALORAns pakai sebagai patokan dan tidak perlu kamu lebihkan ukurannya karena hasil pengukuran jengkal sudah melebihi dari ukuran meteran.
5. Kertas atau Uang Kertas
Source: Pinterest
ZALORAns bisa melakukan pengukuran dengan mudah menggunakan kertas apa saja, seperti kertas karton, kertas HVS, dan uang kertas sekalipun. Namun, sebelumnya kamu harus tahu dulu berapa panjang dan lebar kertas tersebut. Biasanya kertas karton memiliki ukuran 21 cm x 27 cm, uang Rp.50.000 memiliki ukuran 14,9 cm x 6,5 cm, dan uang Rp.100.000 berukuran 15,1 cm x 6,5 cm.
Setelah mengetahui ukuran kertas, lantas apa yang harus ZALORAns lakukan? Tempelkan kertas pada bagian dada dalam posisi vertikal atau horizontal. Tempelkan kertas memutari badan dari satu titik hingga kembali ke titik yang sama. Misalnya mulai dari ketiak kanan hingga berhenti di ketiak kanan lagi itu berapa banyak kertas menyusuri lingkar dadamu.
6. Menggunakan Baju yang Sudah Pas di Badan sebagai Acuan
Selain mengukur tubuh secara langsung, ada cara lain yang tidak kalah praktis untuk menentukan ukuran baju, yaitu menggunakan pakaian yang selama ini terasa paling pas saat dikenakan. Metode ini sangat membantu, terutama jika ZALORAns berbelanja secara online dan ingin membandingkan ukuran baju dengan size chart yang tersedia.
Caranya cukup mudah. Ambil satu baju yang ukurannya benar-benar nyaman di badan, lalu bentangkan di atas permukaan yang datar seperti meja atau lantai. Pastikan posisi baju rapi, tidak terlipat, dan tidak berkerut agar hasil pengukuran lebih akurat. Setelah itu, gunakan meteran jahit atau penggaris untuk mengukur lebar dada, yaitu dari ujung ketiak kiri hingga ujung ketiak kanan.
Catat hasil pengukuran tersebut, kemudian bandingkan dengan ukuran yang tertera pada size chart produk yang ingin dibeli. Dengan begitu, ZALORAns bisa memperkirakan ukuran yang paling sesuai tanpa perlu menebak-nebak. Agar hasilnya semakin akurat, usahakan menggunakan baju dengan model atau potongan yang serupa dengan produk yang akan dibeli, misalnya sama-sama berupa kaos, kemeja, atau blouse. Cara sederhana ini dapat membantumu memilih ukuran yang lebih pas sekaligus mengurangi risiko salah membeli ukuran pakaian.
Cara Mengukur Lingkar Dada Perempuan
Mengukur lingkar dada pada perempuan memerlukan sedikit perhatian lebih karena bentuk payudara dapat memengaruhi hasil pengukuran. Agar ukuran yang diperoleh akurat, meteran jahit harus melingkari bagian dada melalui titik paling tinggi payudara secara sejajar. Posisi ini akan memberikan hasil yang lebih sesuai untuk dijadikan acuan saat memilih ukuran pakaian maupun bra.
Sebelum mulai mengukur, gunakan bra yang nyaman dan mampu menopang payudara dengan baik. Sebaiknya hindari sports bra yang terlalu ketat atau bra dengan bantalan yang sangat tebal karena keduanya dapat mengubah bentuk payudara sehingga hasil pengukuran menjadi kurang akurat. Menggunakan bra yang biasa dipakai sehari-hari akan memberikan ukuran yang lebih mendekati kondisi sebenarnya.
Saat proses pengukuran, berdirilah dengan posisi tubuh tegak dan bahu tetap rileks. Lingkarkan meteran mengelilingi dada hingga melewati bagian paling menonjol dari payudara, lalu pastikan meteran berada dalam posisi horizontal, baik di bagian depan maupun belakang tubuh. Jangan menarik meteran terlalu kencang ataupun membiarkannya terlalu longgar agar hasil yang diperoleh benar-benar pas.
Setelah angka lingkar dada didapatkan, ukuran tersebut dapat digunakan sebagai acuan saat memilih bra, blouse, dress, blazer, maupun jenis pakaian lainnya. Apabila ZALORAns berencana menjahit pakaian sendiri, jangan lupa memberikan tambahan ruang beberapa sentimeter agar pakaian tetap nyaman dikenakan saat bergerak, duduk, atau mengangkat tangan. Dengan begitu, hasil pengukuran tidak hanya akurat, tetapi juga menghasilkan pakaian yang pas dan nyaman dipakai.
Cara Mengukur Lingkar Dada Pria
Dibandingkan perempuan, cara mengukur lingkar dada pria umumnya lebih sederhana karena bentuk dada cenderung lebih rata. Meski demikian, posisi meteran tetap harus diperhatikan agar ukuran yang diperoleh benar-benar tepat. Pengukuran dilakukan pada bagian dada yang paling lebar, biasanya sejajar dengan puting atau titik paling menonjol dari otot dada.
Mulailah dengan berdiri tegak dalam posisi santai, kemudian biarkan kedua lengan berada di sisi tubuh. Lingkarkan meteran mengelilingi dada hingga melewati bagian punggung, lalu pastikan meteran tetap sejajar dan tidak bergeser ke arah pinggang atau naik terlalu tinggi. Bagi pria yang memiliki otot dada lebih berkembang, usahakan meteran melewati bagian otot yang paling menonjol agar hasil pengukurannya lebih akurat.
Saat meteran sudah berada pada posisi yang benar, tarik secukupnya hingga menempel pada tubuh tanpa memberikan tekanan berlebih. Periksa kembali menggunakan cermin untuk memastikan posisi meteran tetap lurus di seluruh bagian. Setelah memperoleh hasilnya, ulangi proses pengukuran satu kali lagi sebagai langkah verifikasi sehingga ukuran yang dicatat benar-benar konsisten.
Ukuran lingkar dada ini sangat bermanfaat saat memilih berbagai jenis pakaian, seperti kaus, kemeja, jaket, hoodie, hingga pakaian olahraga. Apabila menyukai gaya oversized, Anda bisa memilih ukuran yang sedikit lebih besar dari hasil pengukuran agar memberikan ruang gerak yang lebih nyaman. Dengan mengetahui ukuran lingkar dada secara tepat, memilih pakaian yang pas di badan pun menjadi jauh lebih mudah, baik saat berbelanja langsung maupun secara online.
Tips agar Hasil Pengukuran Lingkar Dada Lebih Akurat
Mengetahui cara mengukur lingkar dada saja belum cukup. Agar ukuran yang diperoleh benar-benar sesuai saat digunakan sebagai acuan memilih atau membuat pakaian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pasalnya, ukuran yang terlalu pas belum tentu terasa nyaman dipakai, sementara ukuran yang terlalu longgar juga dapat membuat pakaian terlihat kurang proporsional.
Dalam dunia konveksi dan menjahit, biasanya terdapat tambahan ruang gerak (ease) agar pakaian tetap nyaman dikenakan untuk beraktivitas. Penambahan ruang ini umumnya berkisar antara 4–6 cm dari hasil pengukuran lingkar dada. Tujuannya adalah memberikan keleluasaan saat bergerak, seperti ketika duduk, membungkuk, mengangkat tangan, atau melakukan aktivitas sehari-hari lainnya, sehingga pakaian tidak terasa sempit.
Sebagai contoh, apabila hasil pengukuran lingkar dada adalah 90 cm, ukuran pakaian dengan lingkar dada sekitar 94–96 cm bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman. Terutama untuk model pakaian kasual atau yang memiliki potongan regular fit. Dengan mempertimbangkan tambahan ruang gerak tersebut, pakaian tidak hanya akan pas di badan, tetapi juga memberikan kenyamanan maksimal saat dikenakan dalam berbagai aktivitas.
Baca juga : Cara Mencuci Sepatu Putih Agar Tidak Menguning
Nah, disini ZALORAns bisa mengetahui ukuran lingkar dadamu dengan mengalikan banyaknya hasil pengukuran tadi dengan ukuran panjang atau lebar kertas yang diketahui sebelumnya. Misalnya hasil pengukuran kertas sebanyak 5 dikalikan dengan 21 cm jika tadi kertas menghadap secara horizontal, sehingga hasilnya 105 cm
Itulah beberapa cara mengukur lingkar dada yang mudah dan bisa ZALORAns lakukan sendiri dirumah atau meminta bantuan orang lain. Ukuran baju yang tepat dan sesuai, akan membuat kamu nyaman ketika memakai pakaianmu.
Dapatkan berbagai produk pakaian pria model terbaru dan original hanya di ZALORA. Nikmati banyak promo dan ekstra diskon menarik lainnya.

Penulis : Fitrian Nurentama


