Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Apakah ZALORAns memiliki sepatu berbahan suede di rumah? Sepatu suede memang selalu berhasil mencuri perhatian lewat tampilannya yang halus, matte, dan terkesan mewah. Teksturnya yang khas memberikan sentuhan elegan sekaligus effortless pada berbagai outfit, mulai dari gaya casual hingga semi formal. Namun di balik tampilannya yang menarik, suede dikenal sebagai material yang cukup rewel dan butuh perawatan ekstra dibandingkan jenis bahan sepatu lainnya.
Debu, noda air, hingga kotoran ringan saja bisa langsung terlihat jelas di permukaannya, membuat sepatu suede tampak kusam dalam sekejap. Inilah yang sering membuat banyak orang ragu untuk memakainya terlalu sering, karena takut sulit dibersihkan atau bahkan rusak jika salah penanganan. Padahal, dengan cara yang tepat, sepatu suede tetap bisa terlihat bersih dan terawat tanpa harus ke tempat profesional.
Melalui perawatan yang benar, keindahan tekstur suede justru bisa bertahan lebih lama dan tetap terlihat seperti baru. Lalu, bagaimana cara membersihkan sepatu suede agar tetap aman dan tidak merusak materialnya? Artikel ini akan membahas langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga sepatu suede tetap bersih, rapi, dan tentunya siap melengkapi tampilan setiap saat.
Yuk, intip cara membersihkan sepatu suede selengkapnya berikut ini!
Baca Juga : Review Adidas Adizero Evo SL Woven Audi Revolut F1 Team Shoes by ZALORA
Cara Membersihkan Sepatu Suede Berdasarkan Jenis Kotoran
Membersihkan sepatu suede berdasarkan jenis kotoran perlu dilakukan dengan hati-hati agar tekstur lembutnya tetap terjaga dan tidak mudah rusak. Untuk debu atau kotoran ringan, gunakan sikat khusus suede dengan gerakan searah agar permukaan sepatu kembali bersih. Jika terkena noda air, tepuk perlahan menggunakan kain kering lalu biarkan mengering secara alami tanpa paparan panas langsung. Sementara itu, untuk noda minyak atau kotoran membandel, taburkan sedikit bedak atau cornstarch agar minyak terserap sebelum dibersihkan dengan sikat suede. Dengan perawatan yang tepat, sepatu suede bisa tetap awet, bersih, dan terlihat stylish lebih lama. Selengkapnya, ZALORAns bisa membaca tutorial lengkapnya di artikel berikut ini ya.
1. Cara Membersihkan Noda Kotor dan Goresan pada Sepatu Suede
Merawat sepatu suede memang membutuhkan perhatian ekstra, terutama saat menghadapi noda dan goresan yang bisa dengan mudah merusak tampilannya. Namun, dengan teknik yang tepat, tekstur khas suede tetap bisa terjaga dan sepatu pun kembali terlihat rapi seperti semula.
- Gunakan sikat khusus suede sebagai langkah awal

Source: ZALORA
Sebelum mulai membersihkan, pastikan kondisi sepatu benar-benar kering karena material suede sangat rentan terhadap air. Membersihkan dalam keadaan lembab justru berisiko meninggalkan noda baru yang lebih sulit dihilangkan. Setelah itu, gunakan sikat khusus suede yang memang dirancang untuk mengangkat kotoran tanpa merusak serat halusnya. Sikat ini biasanya tersedia di toko perlengkapan sepatu dan menjadi alat wajib untuk perawatan suede yang optimal.
- Sikat secara lembut dan searah

Source: ZALORA
Saat mulai menyikat, lakukan gerakan dengan arah yang sama agar tekstur suede tetap rapi dan tidak berubah. Teknik ini membantu mengangkat debu dan kotoran ringan yang menempel di permukaan tanpa membuat seratnya tampak acak. Menyikat dengan lembut juga penting agar material tidak cepat aus, sekaligus menjaga tampilan sepatu tetap halus dan bersih.
- Gunakan tekanan lebih untuk mengatasi goresan

Source: ZALORA
Jika terdapat goresan yang membuat serat suede terlihat tertekan ke satu arah, gunakan gerakan bolak-balik dengan sedikit tekanan lebih kuat pada area tersebut. Tujuannya adalah mengembalikan posisi serat agar kembali berdiri dan terlihat merata. Apabila goresan masih membekas, bantuan alat kecil seperti pisau dengan ujung tumpul bisa digunakan secara hati-hati untuk mengangkat serat yang tertekan. Cara ini cukup efektif untuk meminimalisir bekas goresan tanpa merusak permukaan suede.
- Manfaatkan penghapus untuk noda membandel

Source: ZALORA
Untuk noda yang tidak bisa hilang hanya dengan sikat, gunakan penghapus pensil atau penghapus khusus suede. Gosok area yang terkena noda dengan tekanan sedang, lalu tingkatkan sedikit demi sedikit jika noda masih terlihat. Metode ini cukup ampuh untuk mengangkat noda yang sudah menempel cukup lama tanpa perlu menggunakan cairan pembersih yang berisiko merusak bahan.
- Akhiri dengan perlindungan ekstra
Setelah sepatu benar-benar bersih, langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah memberikan lapisan perlindungan. Gunakan semprotan khusus suede untuk melindungi permukaan sepatu dari noda dan goresan di kemudian hari. Pastikan penggunaannya sesuai dengan petunjuk agar hasilnya maksimal. Perlindungan ini akan membantu menjaga sepatu tetap bersih lebih lama sekaligus memudahkan perawatan selanjutnya.
Baca Juga : Perbedaan Onitsuka Tokuten dan Onitsuka Mexico 66 by ZALORA
2. Noda minyak yang mudah menyerap ke serat
Noda minyak termasuk yang paling tricky karena cepat meresap ke dalam serat suede. Saat noda masih dalam kondisi basah, taburan tepung jagung bisa menjadi solusi efektif karena mampu menyerap minyak secara perlahan. Diamkan semalaman agar penyerapan maksimal, lalu bersihkan sisa tepung dengan sikat suede secara lembut.
Untuk noda yang sudah terlanjur kering, pendekatannya sedikit berbeda. Gosok perlahan menggunakan sikat kuku yang dipadukan dengan sedikit air hangat untuk membantu melonggarkan noda. Namun tetap harus dilakukan hati-hati agar tidak merusak permukaan.
3. Noda lumpur yang perlu ditangani dengan sabar
Saat sepatu terkena lumpur, langkah terbaik justru bukan langsung membersihkannya dalam kondisi basah. Biarkan lumpur mengering sepenuhnya terlebih dahulu agar lebih mudah diangkat tanpa menyebar ke area lain. Setelah kering, gosok perlahan menggunakan sikat suede hingga kotoran terlepas. Proses ini akan lebih optimal jika dilakukan di area terbuka atau di bawah sinar matahari. karena membantu mengeringkan sisa kelembaban sekaligus menjaga tekstur suede tetap stabil.
4. Permen karet dan lilin yang lengket
Bahan lengket seperti permen karet atau lilin membutuhkan trik khusus agar bisa dilepas tanpa merusak serat. Salah satu cara paling efektif adalah dengan mendinginkannya. Masukkan sepatu ke dalam freezer selama beberapa jam hingga bahan tersebut mengeras. Setelah teksturnya menjadi kaku, permen karet atau lilin akan lebih mudah dilepaskan secara manual. Setelah itu, lanjutkan dengan menyikat ringan area tersebut untuk mengembalikan tekstur suede seperti semula.
5. Noda darah yang tergolong noda berat
Untuk noda darah, dibutuhkan penanganan yang lebih hati-hati karena termasuk noda yang cukup kuat menempel. Gunakan kapas yang sudah dibasahi dengan hidrogen peroksida, lalu aplikasikan secara perlahan pada area yang terkena noda. Hindari menggosok terlalu keras agar serat suede tidak rusak. Teknik ini membantu memecah noda tanpa membuat permukaan suede menjadi kasar atau berubah warna.
6. Noda tinta yang harus segera ditangani
Tinta termasuk noda yang cepat menetap jika tidak segera dibersihkan. Saat noda masih baru, segera serap kelebihan tinta menggunakan handuk atau tisu tanpa menekan terlalu keras agar tidak menyebar. Jika tinta sudah terlanjur menempel, gunakan kertas ampelas halus atau kapas yang dibasahi sedikit alkohol untuk mengangkat noda secara perlahan. Penanganan yang cepat dan tepat sangat menentukan keberhasilan dalam membersihkan noda tinta pada suede.
Baca Juga : Rekomendasi Adidas Adistar Control 5 Sepatu Running dengan Breathable Mesh
Itulah beberapa cara membersihkan sepatu suede dengan mudah. Dengan memahami karakter setiap noda dan cara penanganannya, sepatu suede bisa tetap terjaga kebersihannya. Perawatan yang tepat bukan hanya membuat sepatu terlihat bersih, tetapi juga membantu mempertahankan tampilannya dalam jangka panjang.
Mau cari berbagai sepatu yang trendi dan berkualitas dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama



