Cara Pakai Vitacid Agar Tidak Purging, Kulit Mulus Jerawat Hempas!

Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu! 

Vitacid adalah skincare yang mengandung tretinoin, bahan aktif yang ampuh buat ngatasin jerawat, bekas jerawat, dan tanda-tanda penuaan. Produk ini bekerja dengan merangsang regenerasi sel kulit dan bikin kulit lebih halus, cerah, dan bebas noda. Kalau dipakai rutin, Vitacid bisa bantu ngurangin komedo, memperbaiki tekstur kulit, dan menyamarkan garis halus atau kerutan. Tapi karena cukup kuat, lebih baik mulai dari konsentrasi rendah dan pastikan pakainya sesuai saran dokter biar nggak bikin kulit iritasi. 

Eits, kalau pemakaian Vitacid tidak tepat, justru bisa menyebabkan purging lho! Purging adalah kondisi kulit yang mengalami break out, biasanya ditandai dengan muncul banyak jerawat atau komedo di wajah. Bukannya mulus, bisa-bisa malah makin banyak jerawat! Tentunya ZALORAns nggak mau ini terjadi bukan?

Oleh karena itu, ZALORA sudah merangkum beberapa cara pakai Vitacid agar tidak purging yang perlu kamu perhatikan. Mari simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

Baca juga : 4 Rekomendasi Krim Malam Garnier untuk Kulit Cerah Bersinar

Cara Tepat Pakai Vitacid Agar Tidak Purging

Jika ZALORAns baru pertama kali menggunakan vitacid untuk wajah. Maka harus berhati – hati agar memakainya dengan benar untuk menghindari iritasi dan purging. Berikut ini ZALORA memberikan tutorial cara yang tepat memakai vitacid agar tidak purging.

1. Gunakan Mulai dari Dosis Rendah

Cara pakai Vitacid biar nggak purging adalah dengan mulai dari dosis rendah. Pilih Vitacid 0,025% sebagai dosis terendah. Di awal, cukup pakai sedikit aja, sekitar seukuran kacang polong. Aplikasikan tiap dua atau tiga hari sekali. Tujuannya biar kulit nggak kaget dan bisa pelan-pelan beradaptasi dengan kandungan tretinoin di dalamnya.

Kalau kulit udah mulai terbiasa, baru deh bisa dipakai lebih sering. Pastikan juga kulit ZALORAns kering sebelum pakai Vitacid, supaya nggak gampang iritasi. 

2. Gunakan Pelembab Sesuai Jenis Kulit

Biar nggak purging saat pakai Vitacid, ZALORAns bisa mengaplikasikan pelembab yang sesuai dengan jenis kulitmu. Karena pelembab bisa bantu jaga kulit tetap lembab dan nggak gampang iritasi.

Buat yang kulitnya kering, pilih pelembab yang melembabkan banget, seperti pelembab yang ada kandungan Hyaluronic Acid atau Ceramide. Nah, kalau kulitmu berminyak, pakai pelembab yang ringan dan berbahan dasar air. 

3. Hindari Skincare dengan Bahan Aktif yang Kuat

Berikutnya ZALORAns harus menghindari penggunaan skincare berbahan aktif, seperti AHA, BHA, atau retinol ketika menggunakan Vitacid. Soalnya, kalau ZALORAns pakai barengan sama Vitacid, kulit bisa jadi makin iritasi dan purgingnya jadi lebih parah.

Sebaiknya, pilih produk yang lebih lembut dan fokusnya ke hidrasi dan menenangkan kulit, misalnya pelembab yang ada kandungan Ceramide atau Hyaluronic Acid. 

4. Gunakan Sunscreen

Penggunaan sunscreen sangatlah penting, tak hanya ketika menggunakan Vitacid saja. Kalau ZALORAns sudah menggunakan Vitacid, maka kamu harus melindungi kulitmu dari efek samping, salah satunya purging. Caranya? Jangan pernah skip sunscreen! Vitacid bisa bikin kulit lebih sensitif terhadap matahari, jadi pakai sunscreen dengan SPF minimal 30 setiap hari.

Pemakain sunscreen bakal bantu mencegah purging dan menjaga kulit kamu tetap aman dari sinar UV yang bisa bikin kulit lebih tua dan muncul bintik-bintik hitam. 

Baca juga : Muncul Jerawat di Hidung? Ini Penyebab dan Skincare yang Tepat

Kesalahan Memakai Vitacid yang Perlu Dihindari

1. Frekuensi Pemakaian Terlalu Sering

Vitacid merupakan produk obat oles yang mengandung tretinoin, salah satu jenis retinoid yang digunakan untuk membantu mengatasi jerawat. Meski dapat membantu mempercepat pergantian sel kulit, penggunaannya perlu dilakukan secara hati-hati. Mengoleskan Vitacid terlalu sering atau menggunakan terlalu banyak produk tidak akan membuat hasilnya muncul lebih cepat. Sebaliknya, kebiasaan ini justru bisa meningkatkan risiko iritasi, terutama bagi kulit yang belum terbiasa menggunakan retinoid.

Pada umumnya, tretinoin digunakan pada malam hari dengan mengikuti petunjuk dokter atau aturan pemakaian produk yang diresepkan. Oleskan tipis dan merata pada area yang dianjurkan, bukan dalam jumlah berlebihan. Apabila baru pertama kali menggunakannya, frekuensi pemakaian biasanya perlu disesuaikan dengan kondisi dan toleransi kulit. Kulit yang terasa sangat kering, kemerahan, mengelupas, atau perih bisa menjadi tanda bahwa penggunaannya terlalu intens. Jadi, jangan tergoda untuk menambah frekuensi pemakaian demi mendapatkan kulit yang lebih cepat mulus, ya!

2. Mencampurnya dengan AHA dan BHA 

AHA dan BHA merupakan bahan eksfoliasi yang membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori. Sementara itu, Vitacid mengandung tretinoin yang bekerja dengan memengaruhi pergantian sel kulit. Menggunakan keduanya dalam rutinitas yang sama dapat meningkatkan risiko iritasi karena kulit menerima beberapa bahan aktif sekaligus.

Alih-alih membuat kulit lebih cepat bersih, kombinasi tersebut justru berpotensi memicu kemerahan, kulit terasa tertarik, mengelupas, hingga sensasi perih. Risiko ini bisa lebih tinggi pada kulit sensitif atau kulit yang masih beradaptasi dengan tretinoin. Oleh karena itu, hindari penggunaan AHA atau BHA bersamaan dengan Vitacid. 

3. Tidak Memakai Sunscreen pada Pagi Hari

Penggunaan sunscreen merupakan bagian penting dalam rutinitas perawatan kulit, terlebih saat menggunakan Vitacid. Tretinoin dapat menyebabkan kulit mengalami iritasi, kering, dan lebih rentan terhadap dampak paparan sinar matahari selama masa penggunaan. Karena itu, melindungi kulit dari sinar ultraviolet perlu menjadi kebiasaan yang tidak boleh dilewatkan.

Gunakan sunscreen dengan perlindungan spektrum luas minimal SPF 30 pada pagi hari, lalu aplikasikan kembali secara berkala, terutama setelah berkeringat, berenang, atau mengelap wajah. Lengkapi perlindungan dengan memakai topi atau berteduh ketika berada di bawah sinar matahari langsung. Jangan lupa, sunscreen bukan hanya membantu melindungi kulit dari paparan UV, tetapi juga membantu mengurangi risiko noda gelap semakin terlihat akibat paparan matahari.

Jadi, meskipun Vitacid digunakan pada malam hari, perlindungan kulit pada siang hari tetap penting. Jika kulit terasa sangat perih, merah, atau mengalami iritasi berat, jangan memaksakan pemakaian produk. Hentikan sementara dan konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui langkah yang tepat.

Peringatan Sebelum Menggunakan Vitacid

1. Beri Tahu Dokter Jika Memiliki Riwayat Penyakit Kulit

Apabila memiliki riwayat eksim, kanker kulit, atau gangguan kulit lainnya, sampaikan kondisi tersebut kepada dokter sebelum menggunakan Vitacid. Beberapa masalah kulit dapat membuat kulit lebih rentan mengalami iritasi ketika terpapar tretinoin. Dokter dapat membantu menilai apakah obat ini sesuai dengan kondisi kulitmu, termasuk menentukan cara pemakaian yang tepat. Jangan mengoleskan Vitacid pada kulit yang sedang mengalami luka, peradangan berat, atau iritasi tanpa mendapatkan arahan medis terlebih dahulu.

2. Waspadai Cuaca Ekstrem

Tidak hanya sinar matahari, kondisi lingkungan seperti udara dingin, angin kencang, dan kelembaban yang rendah juga dapat memperburuk kulit kering atau iritasi. Hal ini terutama perlu diperhatikan jika kulit sedang beradaptasi dengan tretinoin. Ketika kulit terasa lebih kering atau sensitif, gunakan pelembab yang lembut dan hindari paparan lingkungan yang memperparah keluhan jika memungkinkan.

ZALORAns tidak harus selalu menghindari aktivitas di luar ruangan. Namun, sesuaikan perlindungan kulit dengan kondisi cuaca, misalnya menggunakan pakaian yang melindungi kulit dari angin dan menjaga kelembaban kulit secara rutin. Jika iritasi semakin parah, konsultasikan dengan dokter untuk menentukan apakah pemakaian Vitacid perlu disesuaikan atau dihentikan sementara.

3. Hindari Waxing pada Area yang Sedang Diobati

Penggunaan produk penghilang rambut, terutama metode waxing, perlu dihindari pada area kulit yang sedang diobati dengan Vitacid. Tretinoin dapat membuat kulit lebih rentan mengalami iritasi, sehingga proses pencabutan rambut menggunakan lilin berisiko menyebabkan kulit terkelupas, lecet, atau terasa perih. Risiko ini dapat meningkat apabila kulit sedang kering atau mengalami pengelupasan akibat penggunaan obat.

Jika ingin menghilangkan rambut di area wajah atau bagian tubuh yang sedang menggunakan Vitacid, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai metode yang lebih aman. Hindari juga menggosok kulit terlalu keras atau melakukan eksfoliasi tambahan pada area tersebut agar lapisan pelindung kulit tidak semakin terganggu.

4. Konsultasikan Penggunaan Vitacid Jika Sedang Hamil, Merencanakan Kehamilan, atau Menyusui

Bagi ZALORAns yang sedang hamil atau merencanakan kehamilan, penggunaan Vitacid perlu dihindari dan dikonsultasikan dengan dokter. Tretinoin topikal umumnya tidak dianjurkan selama kehamilan sebagai langkah pencegahan, meskipun penyerapannya melalui kulit relatif rendah. Jika sedang menyusui, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menilai manfaat dan risikonya, termasuk cara menghindari kontak langsung antara obat dan kulit bayi.

Jangan menggunakan obat ini tanpa arahan medis hanya karena dioleskan pada permukaan kulit. Apabila ZALORAns baru mengetahui sedang hamil ketika menggunakan Vitacid, hentikan pemakaian dan hubungi dokter untuk mendapatkan saran lebih lanjut.

5. Informasikan Obat dan Produk Perawatan yang Sedang Digunakan

Sebelum memulai pengobatan dengan Vitacid, beri tahu dokter mengenai obat resep, obat bebas, suplemen, vitamin, maupun produk herbal yang sedang dikonsumsi atau digunakan. Informasi ini penting untuk membantu dokter menilai kemungkinan interaksi atau efek yang dapat meningkatkan risiko iritasi.

Sampaikan pula jika ZALORAns menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung bahan aktif seperti AHA, BHA, benzoil peroksida, atau retinoid lainnya. Beberapa bahan tersebut dapat meningkatkan risiko kulit kering dan iritasi jika digunakan tanpa pengaturan yang tepat. Dokter atau apoteker dapat membantu menentukan produk mana yang sebaiknya dihindari, dipisahkan waktu pemakaiannya, atau digunakan dengan pengawasan.

6. Hindari Vitacid Jika Memiliki Alergi terhadap Kandungannya

Jangan menggunakan Vitacid apabila diketahui memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap tretinoin maupun bahan lain dalam formulanya. Reaksi alergi dapat ditandai dengan ruam, gatal, pembengkakan, atau iritasi yang tidak biasa. Jika muncul reaksi tersebut setelah pemakaian, hentikan penggunaan dan mintalah saran tenaga medis. Apabila terjadi pembengkakan pada bibir atau lidah, kesulitan bernapas, atau reaksi berat lainnya, segera cari pertolongan medis darurat.

Sebelum pemakaian pertama, periksa komposisi produk dan pastikan obat digunakan sesuai petunjuk dokter atau informasi resmi pada kemasannya. Jangan menambah jumlah maupun frekuensi pemakaian sendiri karena penggunaan berlebihan tidak membuat hasil lebih cepat, tetapi dapat meningkatkan risiko efek samping.

Rekomendasi Pelembab Terbaik 

1. Moisturizer Avoskin Your Skin Bae GCT Aqua Ceramide

Source: Avoskin

Glow Concentrate Treatment dari Avoskin kini hadir juga dalam ukuran mini size yang mempermudahmu untuk menggunakannya dimana dan kapan saja. Produk ini merupakan moisturizer water based dengan tekstur gel ringan dan mudah menyerap. Moisturizer yang memiliki perpaduan kandungan utama Aqua Ceramide, Multi Probiome, dan Hyaluronic Acid ini efektif untuk merawat kulit kering dan dehidrasi. 

Kandungan Aqua Ceramide dalam produk ini dapat membantu menjaga kelembaban lebih lama, merawat skin barrier, dan dapat berperan untuk menenangkan kulit. Dapat digunakan untuk semua jenis kulit, terutama kulit kering dan bisa dipakai untuk usia mulai dari 15 tahun. Setelah mencuci muka, gunakanlah essence atau toner dan serum favoritmu, lanjut gunakan glow concentrate treatment untuk memberikan hidrasi ekstra.

Untuk perlindungan kulit, akhiri rutinitas skincare pagi dengan sunscreen. Moisturizer ini bisa digunakan di pagi dan malam hari.

2. The Body Shop Vitamin E Moisture Day Cream

Source: ZALORA Indonesia – The Body Shop

Skincare Vitamin E Moisture Day Cream yang ikonis ini membuat kulitmu bahagia karena lembab hingga 48 jam! Teksturnya yang ringan, mudah meresap, tetapi melembabkan ini mengandung 95% bahan alami. Termasuk Hyaluronic Acid dan vitamin E yang didapatkan dari bahan alami yaitu Raspberry Seed Oil. Hyaluronic acid akan meresap di kulitmu karena mampu menahan air 1000x lebih berat, sehingga kulit tampak kenyal dan begitu lembab. 

Tahu kan kenapa wajib punya pelembap yang satu ini? Pelembab wajah untuk kulit kering hingga sangat kering yang efektif berikan hidrasi hingga 48 jam. Dengan kandungan Raspberry Seed Oil sebagai minyak alami ini menjadi sumber vitamin E yang mudah meresap untuk melindungi dan melembabkan kulit.​

Ambil produk sebesar kacang polong dengan jari. Lalu, aplikasikan ke wajah dengan mengusapkan secara lembut ke arah atas. 

3. Somethinc Supple Power Hyaluronic9+Onsen Moisture Bomb Gel 

Source: ZALORA Indonesia – Somethinc

Supple Power Hyaluronic9+ Onsen Moisture Bomb sebagai 24 HR Moisture Lock Moisturizer dengan kesegaran 65% Onsen Sui Water. Hidrasi menyeluruh dari 9 Hyaluronic Acid dan Ceramide Complex sebagai komponen skin-identical barrier. Berfungsi untuk meremajakan kulit, membantu meningkatkan produksi kolagen. Mencegah tanda penuaan dini agar kulit tetap sehat dan kenyal sepanjang hari. Diformulasikan untuk semua jenis kulit, khususnya kulit kering atau kusam dengan tekstur lightweight dan non-comedogenic. 

Kandungan Onsen Sui Water dapat membersihkan pori-pori, mencegah pembentukan jerawat, dan menenangkan kulit. Terdapat 9 jenis Hyaluronic yang dapat melembabkan kulit mulai dari lapisan terluar hingga lapisan epidermis terdalam dan berfungsi sebagai moisture barrier.

Selain itu, ada Vitamin B5 Panthenol yang memiliki sifat soothing, sehingga cocok untuk kulit eczema, jerawat, iritasi. Serta, dapat memberikan efek lembut dan melembabkan pada kulit.

Kandungan Ceramide Complex (NP/AP/EOP) dapat memperkuat skin barrier, membantu mencegah penuaan dini, menghidrasi kulit dan mengurangi sensitivitas kulit. Tak hanya itu, kandungan Chondrus Crispus (Carrageenan) Extract akan menghidrasi, menenangkan, dan memperbaiki tekstur kulit. Pump atau scoop 1x cukup untuk seluruh wajah dan leher. Tepuk-tepuk ke wajah yang sudah dibersihkan dan biarkan menyerap selama 1-3 menit. Pelembab ini dapat digunakan setiap hari (pagi dan malam).

Perhatikan cara pakai Vitacid yang benar di atas agar tidak purging. Lengkapi dengan penggunaan skincare lainnya.

Baca juga : Rekomendasi Krim Penghilang Bekas Jerawat, Bye Noda Jerawat!

Mau cari berbagai produk skincare yang aman dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama