Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Kebaya Bali merupakan salah satu pakaian adat Bali yang paling terkenal. Kebaya ini memiliki ciri khas yaitu berupa penggunaan selendang yang melingkar di pinggang. Selendang ini biasanya terbuat dari kain songket, sifon atau batik.
Untuk variasinya, kebaya Bali memiliki berbagai macam model. Mulai dari model kutu baru, leher sabrina, hingga lengan pendek. Tertarik menggunakan kebaya bali untuk menghadiri upacara adat atau acara lainnya? Berikut ini adalah beberapa model kebaya Bali terbaru yang bisa buat penampilan kamu makin anggun dan menawan. Simak yuk apa saja!
Baca Juga : Rekomendasi Model Kebaya Wisuda Non Hijab
Ciri Khas Kebaya Bali
1. Menggunakan Kain Brokat atau Lace Bermotif Elegan
Salah satu karakter paling menonjol dari kebaya Bali adalah penggunaan kain brokat atau lace sebagai material utama. Kain ini umumnya memiliki motif bunga, sulur, atau ornamen klasik yang memberikan tekstur cantik pada permukaan kebaya. Berkat detail tersebut, kebaya Bali sudah terlihat mewah. Material brokat dan lace juga membuat kebaya tampak lebih anggun, sehingga cocok dikenakan untuk acara yang bersifat formal maupun sakral.
2. Memiliki Potongan Body Fit yang Anggun
Kebaya Bali identik dengan potongan body fit yang mengikuti lekuk tubuh secara proporsional. Desain ini bertujuan menciptakan siluet yang rapi dan elegan sehingga penampilan terlihat lebih feminin. Meskipun mengikuti bentuk tubuh, banyak kebaya Bali modern dibuat menggunakan bahan yang sedikit elastis agar tetap nyaman dikenakan dalam waktu lama. Potongan inilah yang membuat kebaya Bali selalu terlihat anggun, baik dipadukan dengan kain tradisional maupun rok modern.
3, Dipadukan dengan Selendang atau Senteng
Keunikan lain yang tidak dapat dipisahkan dari kebaya Bali adalah penggunaan selendang atau senteng di bagian pinggang. Selendang ini bukan sekadar pelengkap busana, tetapi juga memiliki makna dalam budaya Bali sebagai simbol penghormatan, keseimbangan, dan pengendalian diri. Selain nilai filosofisnya, senteng juga berfungsi mempertegas siluet tubuh sehingga penampilan terlihat lebih elegan.
4. Menggunakan Kain Kamen sebagai Bawahan
Alih-alih dipadukan dengan rok biasa, kebaya Bali umumnya dikenakan bersama kain kamen, yaitu kain lilit tradisional Bali yang memiliki berbagai motif khas. Cara pemakaiannya memberikan kesan anggun sekaligus memperkuat identitas budaya Bali. Kini, banyak orang juga memadukan kebaya Bali dengan rok batik, rok span, atau kain lilit modern sehingga tampilannya tetap klasik tetapi terasa lebih praktis dan kekinian.
5. Kaya Akan Detail Bordir dan Motif Floral
Selain penggunaan brokat, kebaya Bali juga sering dipercantik dengan bordir halus, motif bunga, renda, hingga payet pada bagian tertentu. Detail tersebut membuat kebaya terlihat lebih hidup tanpa menghilangkan kesan elegan. Penempatan hiasan biasanya dibuat secara proporsional sehingga memberikan sentuhan mewah yang menarik. Karena itulah kebaya Bali mampu mencuri perhatian meski dipadukan dengan aksesori yang sederhana.
6. Didominasi Warna-Warna Elegan
Pilihan warna pada kebaya Bali juga menjadi salah satu daya tariknya. Untuk acara adat atau keagamaan, warna putih sering dipilih karena melambangkan kesucian. Namun, untuk acara formal seperti wisuda atau pesta, kebaya Bali tersedia dalam beragam pilihan warna elegan, seperti maroon, navy, emerald, dusty pink, nude, krem, hitam, hingga pastel. Ragam warna ini memudahkan siapa saja menyesuaikan kebaya dengan tema acara maupun warna kulit.
7. Memiliki Kerah yang Feminin
Sebagian besar kebaya Bali menggunakan model kerah V atau kerah rendah yang memberikan ilusi leher tampak lebih jenjang. Beberapa desain modern juga menghadirkan variasi kerah berbentuk hati (sweetheart neckline) atau kerah asimetris untuk memberikan sentuhan yang lebih kekinian. Detail sederhana ini membuat kebaya Bali terlihat semakin anggun tanpa mengurangi nuansa tradisionalnya.
Perbedaan Kebaya Bali dan Kebaya Jawa
Kebaya Bali dan kebaya Jawa memiliki ciri khas yang berbeda dari segi desain, cara pemakaian, serta makna budayanya. Kebaya Bali umumnya dilengkapi selendang atau senteng yang dililitkan di pinggang, memiliki detail bordir atau renda, dan sering dikenakan bersama kamen untuk upacara adat maupun keagamaan.
Sementara itu, kebaya Jawa biasanya memiliki desain yang lebih sederhana dan anggun dengan potongan yang mengikuti bentuk tubuh, serta dipadukan dengan kain batik atau jarik. Perbedaan ini membuat kebaya Bali terlihat lebih dekoratif dan khas, sedangkan kebaya Jawa menonjolkan kesan klasik, elegan, dan tradisional.
Desain dan Potongan
Kebaya Bali memiliki desain yang cenderung sederhana dengan potongan lurus dan siluet yang nyaman dikenakan. Material yang digunakan umumnya berupa brokat atau lace yang ringan sehingga memberikan kesan anggun. Sebaliknya, kebaya Jawa memiliki potongan yang lebih mengikuti lekuk tubuh sehingga menghasilkan tampilan yang rapi dan elegan. Modelnya pun beragam, mulai dari kebaya kutu baru, kebaya Kartini, hingga kebaya encim yang memiliki ciri khas masing-masing.
Warna dan Detail Hiasan
Pilihan warna pada kebaya Bali umumnya didominasi warna-warna cerah seperti putih, kuning, merah, maupun warna pastel yang lembut. Detailnya dibuat sederhana agar tetap nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas adat. Sementara itu, kebaya Jawa lebih banyak menggunakan warna-warna kalem, seperti krem, cokelat, navy, hijau tua, atau hitam. Kebaya ini juga sering dipercantik dengan bordir halus, renda, maupun detail klasik yang memberikan kesan mewah dan berkelas.
Bawahan yang Digunakan
Kebaya Bali hampir selalu dipadukan dengan kamen, yaitu kain panjang khas Bali yang dililit rapi di bagian bawah. Penampilannya kemudian disempurnakan dengan selendang atau senteng yang diikat di pinggang. Berbeda dengan kebaya Bali, kebaya Jawa lebih identik dipadukan dengan kain batik bermotif tradisional, seperti parang, kawung, sidomukti, atau truntum yang memiliki filosofi tersendiri.
Aksesori Pelengkap
Salah satu ciri khas kebaya Bali adalah penggunaan selendang yang diikat di pinggang. Selain mempercantik penampilan, selendang ini juga memiliki makna simbolis sebagai lambang pengendalian diri dan keseimbangan hidup. Rambut biasanya ditata dalam sanggul sederhana dan dihiasi bunga kamboja atau cempaka. Sementara itu, kebaya Jawa identik dengan sanggul tradisional, tusuk konde, serta aksesori rambut yang lebih formal. Pada prosesi pernikahan adat Jawa, pengantin perempuan juga menggunakan paes sebagai pelengkap busana.
Kesempatan Penggunaan
Di Bali, kebaya bukan hanya dikenakan pada acara-acara besar, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Banyak perempuan Bali mengenakannya saat sembahyang di pura, mengikuti upacara adat, hingga kegiatan keagamaan lainnya. Sebaliknya, kebaya Jawa lebih sering digunakan pada acara-acara istimewa, seperti pernikahan, wisuda, lamaran, peringatan budaya, atau acara resmi yang membutuhkan busana tradisional.
Filosofi Warna dan Motif
Setiap warna pada kebaya Bali memiliki makna tersendiri. Warna putih melambangkan kesucian, kuning melambangkan kemuliaan, merah menggambarkan semangat dan keberanian, sedangkan hijau melambangkan kesuburan serta keharmonisan. Di sisi lain, kebaya Jawa lebih menonjolkan filosofi melalui motif batik yang dikenakan. Motif parang melambangkan perjuangan dan kekuatan. Sedangkan sidomukti menjadi simbol harapan akan kebahagiaan, kemakmuran, dan kehidupan yang sejahtera.
Baca Juga : Inspirasi Outfit Kebaya Bludru Hitam dengan Hijab by ZALORA
Variasi Model Kebaya Bali
Kebaya Bali memiliki beragam model yang mencerminkan keindahan budaya, detail tradisional, dan perkembangan gaya busana modern. Variasi model kebaya Bali dapat dilihat dari pilihan bahan, warna, bentuk kerah, detail bordir, hingga desain lengan dan obi yang digunakan. Dengan banyaknya pilihan tersebut, kebaya Bali dapat dikenakan untuk berbagai acara, mulai dari upacara adat dan keagamaan hingga acara formal, sambil tetap memberikan tampilan yang anggun dan khas.
Kebaya Bali Bordir Halus

Source : ZALORA Indonesia – Pendopo
Simple namun elegan dihasilkan oleh look kebaya bali modern satu ini. Hiasan bordir pada kebaya yang sedikit dan tak too much ini menjadikan tampilan kamu makin muda. Kombinasikan dengan selendang berwarna pink dan bros pada pinggang selendang untuk hasil yang lebih unik.
Baca juga : Cintai Brand Lokal, Ini dia Rekomendasi Tas Brand Lokal Berkualitas
Kebaya Bali Modern

Source : ZALORA Indonesia – Uluwatu Handmade Balinese Lace
Yanti merupakan salah satu koleksi khas Uluwatu Lace yang menampilkan keindahan kebaya Bali dengan sentuhan modern. Atasan ini memiliki desain lengan panjang dan kerah mandarin, dilengkapi detail kancing pada bagian depan serta ujung lengan untuk memberikan tampilan klasik yang lebih kontemporer. Terbuat dari bahan viscose dengan aksen lace handmade khas Bali, kebaya ini menghadirkan kesan elegan dan timeless. Padukan dengan kain sarung sutra untuk tampilan etnik, atau kenakan bersama celana panjang maupun rok untuk gaya yang lebih modern. Tersedia dalam pilihan warna hitam dan off-white.
Kebaya Kontemporer

Source : ZALORA Indonesia – Uluwatu Handmade Balinese Lace
Thunlis Kebaya menghadirkan siluet ikonis Indonesia dengan sentuhan kontemporer yang tetap mempertahankan keindahan kerajinan tradisional. Kebaya ini memiliki garis leher V dengan detail scallop lembut yang memberikan kesan anggun dan feminin, serta desain punggung terbuka sebagai aksen modern yang elegan. Dilengkapi bordir handmade khas Bali yang rumit, setiap detailnya mencerminkan keahlian para pengrajin Uluwatu. Cocok dikenakan untuk pernikahan, perayaan formal, acara di destinasi khusus, maupun acara malam yang elegan, Thunlis Kebaya menjadi pilihan bagi wanita yang menghargai karya klasik dengan perspektif modern.
Kebaya Bali Bordir Lace

Source : ZALORA Indonesia – Uluwatu Handmade Balinese Lace
Kana Kebaya merupakan perpaduan sempurna antara warisan budaya Indonesia, keanggunan, dan kualitas kerajinan tradisional. Kebaya model longline ini dibuat secara handmade oleh pengrajin Bali dengan detail bordir lace khas Bali yang menghiasi bagian depan, lengan, kerah, hingga punggung. Dilengkapi lengan panjang dan terbuat dari bahan premium yang ringan, Kana Kebaya memberikan kenyamanan sekaligus tampilan elegan untuk berbagai acara penting. Padukan dengan kain sarung batik tradisional untuk nuansa klasik, atau kenakan bersama celana maupun rok berpotongan tailored untuk gaya yang lebih modern. Tersedia dalam warna putih dan hitam, kebaya ini cocok digunakan untuk pernikahan, upacara adat, acara formal, dan perayaan istimewa.
Kebaya Bali Sabrina

Source : Nexus
Kebaya model sabrina bisa menonjolkan tulang leher indahmu. Untuk model satu ini memang cukup populer ya karena bisa menghasilkan kesan seksi namun tetap elegan disaat yang bersamaan.
Baca Juga : Mengenal Kamisol Kebaya dan Fungsinya by ZALORA
Itulah dia berbagai model kebaya bali yang bisa kamu jadikan inspirasi. Kira-kira mana favoritmu?
Mau beli aneka model kebaya cantik dengan harga murah? Cek ZALORA sekarang juga dan dapatkan berbagai model kebaya wanita dengan penawaran diskon spesial.

Penulis : Alfianita




One thought on “Rekomendasi Model Kebaya Bali Terbaru, Cantik dan Menawan!”
Comments are closed.