Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Saat melihat tabel ukuran baju atau celana, pernah menemukan istilah “Length” lalu bertanya-tanya bagian mana yang sebenarnya diukur? Istilah ini memang sering muncul berdampingan dengan ukuran seperti waist, hip, atau chest. Tetapi length memiliki peran penting dalam menentukan apakah sebuah pakaian akan jatuh pas di tubuh atau justru terasa terlalu pendek maupun kepanjangan. Dalam dunia fashion, panjang pakaian bukan sekadar angka karena bisa memengaruhi siluet, proporsi, hingga tampilan akhir saat dikenakan.
Yuk, kenali arti length dalam ukuran baju dan celana, serta tips menentukan ukuran pakaian yang tepat berikut ini!
Baca Juga : Jenis – Jenis Dress Wanita dengan Berbagai Model by ZALORA
Arti Length dalam Ukuran Baju dan Celana
ZALORAns pernah merasa bingung saat memilih baju berdasarkan ukuran? Karena terkadang ada label baju yang menyertakan lenght. Lalu apa ya arti length yang tercantum dalam ukuran baju dan celana ini? Berikut ini ada penjelasan lengkapnya yang bisa ZALORAns ketahui sebelum membeli baju.
1. Panjang Lengan (Sleeve Length)

Source: ZALORA Indonesia – Happiness Istanbul
Sleeve length merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan ukuran panjang lengan pada pakaian. Umumnya, pengukuran dilakukan mulai dari titik ujung bahu hingga pergelangan tangan. Agar hasilnya lebih akurat dan sesuai dengan posisi lengan saat bergerak, siku sebaiknya sedikit ditekuk ketika melakukan pengukuran. Posisi ini membantu memastikan panjang lengan tetap nyaman saat siku ditekuk. Sehingga bagian ujung lengan tidak terasa terlalu pendek dan tampilan pakaian tetap terlihat proporsional.
2. Panjang Badan (Body Length)

Source: ZALORA Indonesia – Trendyol
Body length mengacu pada ukuran panjang keseluruhan bagian badan pakaian, baik pada kaos, kemeja, maupun jenis atasan lainnya. Cara mengukurnya dilakukan dari bagian pangkal kerah hingga ke ujung bawah pakaian. Ukuran ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan karena menentukan bagaimana pakaian akan jatuh ketika dikenakan. Dengan mengetahui body length, ZALORAns bisa memperkirakan. Apakah sebuah atasan akan memiliki panjang yang pas, terlalu panjang, atau justru terlalu pendek sesuai dengan kebutuhan dan proporsi tubuh.
3. Panjang Lengan Pendek (Short Sleeve Length)

Source: ZALORA Indonesia – Defacto
Berbeda dengan sleeve length yang umumnya digunakan untuk mengukur lengan panjang. Short sleeve length secara khusus menunjukkan panjang lengan pada pakaian berlengan pendek. Pengukurannya dimulai dari bagian bahu hingga ke ujung bawah lengan atau tepi bukaan lengan. Karena panjangnya biasanya hanya mencapai sekitar lengan atas dan tidak sampai siku, posisi siku tidak perlu ditekuk selama proses pengukuran. Ukuran ini membantu memastikan lengan pada pakaian terlihat pas, tidak terlalu panjang atau pendek, serta tetap memiliki tampilan yang seimbang ketika dikenakan.
4. Panjang Atasan (Top Length)

Source: ZALORA Indonesia – Trendyol
Pada dasarnya, top length memiliki arti yang hampir sama dengan ukuran panjang baju. Istilah ini lebih sering digunakan untuk menunjukkan panjang berbagai jenis pakaian atasan, mulai dari kaos, blouse, kemeja, hingga pakaian dalam. Ukuran top length membantu memberikan gambaran mengenai seberapa panjang sebuah atasan ketika dikenakan. Sehingga bisa menjadi pertimbangan sebelum menentukan ukuran yang paling sesuai.
5. Panjang Bawahan (Bottom Length)

Source: ZALORA Indonesia – Marks & Spencer
Untuk pakaian bagian bawah seperti celana atau rok, ukuran panjangnya dapat disebut sebagai bottom length. Pengukuran umumnya dilakukan dari bagian pinggang hingga ke bagian bawah atau ujung bawahan. Dengan titik akhir menyesuaikan jenis pakaian yang diukur. Mengetahui bottom length akan memudahkan dalam memperkirakan apakah celana atau rok akan memiliki panjang yang sesuai dengan kebutuhan. Sekaligus membantu menciptakan proporsi outfit yang terlihat seimbang saat dikenakan.
Baca Juga : Ketahui Perbedaan Cup Bra A, B, C, dan D by ZALORA
Tips Menentukan Ukuran Baju yang Tepat
Setelah mengetahui apa arti length dalam ukuran baju dan celana, lalu bagaimana cara menentukan ukuran baju yang tepat? ZALORA memberikan tips bagaimana cara memilih ukuran baju yang sesuai dengan badan berikut ini. Apakah sesuai dengan standar ukuran yang ada di label baju? Baca yuk selengkapnya.
Ketahui Standar Ukuran dari Brand yang Akan Dibeli
Jangan langsung menganggap ukuran yang biasa dipakai akan selalu cocok pada brand lain. Setiap merek dapat memiliki standar size chart masing-masing, mulai dari XS, S, M, L, XL, hingga ukuran yang lebih besar. Bahkan, ukuran M pada satu brand bisa saja memiliki lebar dada atau panjang badan yang berbeda dengan ukuran M pada brand lainnya. Karena itu, luangkan waktu untuk melihat panduan ukuran yang tersedia pada halaman produk atau situs resmi brand sebelum melakukan pembelian. Langkah sederhana ini akan membuat pilihan ukuran jauh lebih akurat dibandingkan sekadar berpatokan pada label ukuran.
Ukur Tubuh dengan Pita Meter
Setelah menemukan size chart, waktunya mencocokkannya dengan ukuran tubuh. Gunakan pita meter untuk mengukur bagian-bagian yang relevan, seperti lingkar dada, lebar bahu, panjang badan, hingga panjang lengan. Tergantung detail ukuran yang diberikan oleh brand. Sebaiknya lakukan pengukuran dalam posisi tubuh yang rileks dan jangan menarik pita meter terlalu kencang agar hasilnya tidak lebih kecil dari ukuran sebenarnya. Catat hasil pengukuran tersebut, kemudian bandingkan satu per satu dengan size chart. Cara ini sangat membantu terutama ketika membeli pakaian secara online karena kamu tidak bisa mencoba langsung sebelum checkout.
Perhatikan Jenis dan Karakteristik Bahan
Ukuran yang tepat juga berkaitan erat dengan material pakaian. Bahan yang memiliki sifat elastis seperti knit atau material dengan kandungan spandex biasanya dapat mengikuti bentuk tubuh. Sedangkan bahan yang minim elastisitas membutuhkan ruang gerak yang lebih leluasa. Karakter bahan juga dapat memengaruhi kenyamanan setelah dicuci, karena beberapa material berpotensi mengalami perubahan ukuran atau bentuk. Jadi, jangan hanya memperhatikan angka pada size chart. Baca pula informasi material yang dicantumkan pada produk agar ukuran yang dipilih benar-benar sesuai dengan karakter kainnya.
Kenali Model dan Potongan Baju
Model pakaian juga menentukan bagaimana sebuah ukuran akan terlihat ketika dikenakan. Pakaian slim fit, misalnya, dibuat dengan potongan yang lebih mengikuti bentuk tubuh sehingga ukuran yang terlalu kecil dapat terasa membatasi ruang gerak. Sementara itu, model oversized memang dirancang dengan siluet yang lebih longgar. Sehingga memilih ukuran yang terlalu besar justru bisa membuat proporsinya terlihat kurang seimbang. Sebelum menentukan ukuran, perhatikan terlebih dahulu potongan pakaian yang diinginkan dan lihat bagaimana size chart diterapkan pada model tersebut. Dengan begitu, ukuran yang dipilih bukan hanya pas secara angka, tetapi juga sesuai dengan siluet dan gaya yang ingin ditampilkan.
Nah, itulah arti length dalam ukuran baju dan celana, serta tips menentukan ukuran baju yang tepat. Semoga ulasan di atas membantu ZALORAns ya.
Baca Juga : Celana Army Cocok Dengan Baju Warna Apa?
Mau cari berbagai pakaian pria model terbaru dan berkualitas dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama



