Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Tipis, ringan, dan harganya ramah di kantong, tiga hal ini membuat bahan Hyget cukup mudah ditemui dalam dunia pakaian. Kain ini banyak digunakan untuk membuat kaos, jersey, hingga pakaian yang diproduksi dalam jumlah besar. Bahan Hyget punya karakter tersendiri yang membuatnya cocok untuk kebutuhan tertentu. Di balik kepraktisannya, tentu ada sisi lain yang perlu diperhatikan. Kain yang ringan belum tentu cocok untuk semua jenis pakaian. Karakter bahan, ketebalan, kenyamanan, hingga daya tahannya perlu dipertimbangkan sebelum menentukan pilihan.
Lantas, apa yang membuat bahan Hyget menarik dan apa saja kekurangannya? Daripada hanya melihat dari tampilannya, yuk kenali karakter bahan ini lebih dekat agar kamu bisa menentukan apakah Hyget memang sesuai dengan kebutuhan pakaianmu. Intip kelebihan dan kekurangan bahan Hyget berikut ini!
Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Kain Fleece by ZALORA
Kelebihan Bahan Hyget untuk Pakaian
Bahan kain hyget terkenal dengan harganya yang murah. Namun, lebih dari itu bahan kain satu ini memiliki sejumlah kelebihan di antaranya adalah tidak mudah kusut saat dipakai. Sehingga tidak perlu menyetrikanya terlalu sering. Selain itu, bahan kain satu ini juga terasa ringan dan tipis saat dipakai jika dibandingkan dengan kain katun biasa. Jadi dianggap lebih nyaman dipakai sehari – hari. Selengkapnya kelebihan bahan kain hyget bisa ZALORAns baca di bawah ini
1. Nyaman Digunakan
Salah satu alasan Hyget cukup diminati adalah teksturnya yang halus dan lembut, sehingga terasa nyaman ketika digunakan sebagai pakaian. Karakter kainnya yang ringan juga memberikan keleluasaan saat bergerak. Hyget juga memiliki kemampuan untuk menyerap keringat, meskipun daya serapnya tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan kain berbahan serat alami seperti katun. Karena itu, bahan ini lebih cocok digunakan untuk aktivitas ringan atau pakaian sehari-hari yang tidak terlalu membutuhkan kemampuan menyerap keringat secara maksimal.
2. Cukup Tahan Lama dan Tidak Mudah Rusak
Kandungan polyester pada bahan Hyget memberikan karakter kain yang lebih kuat dan tahan terhadap penggunaan rutin. Berbeda dengan beberapa kain yang mudah berubah bentuk setelah berkali-kali dicuci, Hyget cenderung mampu mempertahankan bentuknya dengan cukup baik jika dirawat sesuai petunjuk.
Kain ini juga relatif tahan terhadap kusut dan pilling, yaitu munculnya bulu-bulu kecil pada permukaan kain akibat gesekan. Warnanya pun cenderung tidak mudah luntur sehingga pakaian dapat tetap terlihat menarik dalam waktu yang cukup lama.
3. Perawatannya Praktis
Tidak ingin pakaian yang membutuhkan perawatan khusus? Hyget bisa menjadi salah satu pilihan yang praktis. Kain ini umumnya dapat dicuci menggunakan mesin maupun secara manual, sehingga tidak membutuhkan proses perawatan yang terlalu rumit. Materialnya yang ringan juga membuat Hyget relatif cepat kering setelah dicuci. Ditambah sifatnya yang tidak mudah kusut, ZALORAns tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk menyetrikanya agar terlihat rapi. Hal ini tentu menjadi nilai plus bagi orang yang memiliki aktivitas padat dan menginginkan pakaian yang mudah dirawat.
4. Memiliki Harga yang Terjangkau

Source: ZALORA Indonesia – Hamlin
Dari banyak kelebihannya, harga ekonomis menjadi salah satu daya tarik utama bahan Hyget. Material ini sering menjadi pilihan untuk produksi pakaian dalam jumlah banyak karena biaya bahannya relatif lebih rendah dibandingkan sejumlah jenis kain lainnya. Keunggulan tersebut membuat Hyget cocok bagi produsen yang ingin menghasilkan pakaian dengan harga jual yang tetap terjangkau. Bagi konsumen, pakaian berbahan Hyget juga dapat menjadi alternatif ketika mencari produk yang ekonomis tetapi tetap memiliki tampilan dan fungsi yang sesuai kebutuhan.
5. Bisa Digunakan untuk Beragam Jenis Pakaian
Jangan mengira Hyget hanya cocok untuk satu jenis pakaian. Karakternya yang fleksibel membuat kain ini dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai model busana, seperti kaos, gamis, daster, pakaian olahraga, hingga pakaian untuk kebutuhan tertentu. Pilihan warna dan motif Hyget yang cukup beragam juga memberikan ruang untuk berkreasi. Produsen dapat menyesuaikan jenis warna, motif, dan desain dengan konsep pakaian yang ingin dibuat. Inilah yang membuat Hyget cukup populer untuk berbagai kebutuhan produksi fashion.
6. Ringan dan Mudah Dibawa
Karakter Hyget yang relatif ringan dan tipis juga menjadi keuntungan tersendiri, terutama untuk pakaian yang sering dibawa bepergian. Pakaian dari bahan ini tidak membutuhkan banyak ruang ketika dilipat dan dapat dimasukkan ke dalam tas tanpa membuat bawaan terasa terlalu berat. Keunggulan tersebut membuat Hyget cukup menarik untuk pakaian santai, pakaian rumahan, maupun busana yang membutuhkan material ringan. Namun, tingkat ketipisan kain tetap perlu diperhatikan karena tidak semua jenis Hyget memiliki ketebalan yang sama.
7. Pilihan Warna dan Motif Beragam
Kelebihan lainnya terletak pada variasi warna dan motif yang tersedia. Mulai dari warna-warna netral hingga pilihan yang lebih cerah, Hyget dapat disesuaikan dengan berbagai konsep pakaian. Variasi tersebut membuat bahan ini lebih mudah digunakan untuk menciptakan pakaian dengan karakter berbeda. Satu jenis material bisa tampil sederhana untuk pakaian sehari-hari, tetapi juga dapat dibuat lebih menarik melalui pemilihan warna, motif, dan desain yang tepat.
Baca Juga : Eksplorasi Kerajinan dari Kain Flanel Simple dan Menarik
Kekurangan Bahan Hyget
Setelah kamu mengetahui berbagai kelebihan bahan kain hyget. Ada beberapa kekurangan dari kain satu ini. Yaitu tidak bisa menyerap keringat dengan mudah karena mengandung serat polyester. Serta terasa agak panas dipakai. Untuk selengkapnya ZALORAns bisa membaca kekurangan bahan kain hyget di bawah ini ya.
1. Terasa Panas Saat Cuaca Terik
Salah satu kekurangan Hyget yang cukup terasa adalah cenderung membuat tubuh gerah ketika digunakan dalam cuaca panas. Karakter materialnya membuat sirkulasi udara dan pelepasan panas dari tubuh tidak seoptimal beberapa bahan lain yang lebih breathable. Karena itu, pakaian berbahan Hyget mungkin kurang ideal untuk digunakan terlalu lama di bawah terik matahari. Rasa panas dan gerah tentu bisa mengurangi kenyamanan, terutama ketika sedang melakukan aktivitas di luar ruangan.
2. Kemampuan Menyerap Keringat Terbatas
Hyget juga tidak dikenal sebagai bahan dengan daya serap keringat yang tinggi. Ketika tubuh berkeringat, kelembaban tidak selalu dapat diserap dengan baik oleh kain. Akibatnya, pakaian bisa terasa lebih lembab dan kurang nyaman ketika digunakan dalam aktivitas yang menghasilkan banyak keringat. Hal ini menjadi pertimbangan penting untuk pakaian olahraga. Saat tubuh banyak bergerak dan produksi keringat meningkat, Hyget mungkin tidak memberikan rasa nyaman yang sama seperti material yang memang dirancang untuk mengelola kelembaban.
3. Bahan Tipis
Karakter Hyget yang tipis dan ringan memang membuatnya mudah digunakan serta tidak terasa berat. Namun, sifat tersebut juga dapat menjadi kekurangan, terutama pada jenis Hyget dengan ketebalan yang sangat rendah. Beberapa pakaian berbahan Hyget mungkin membutuhkan lapisan tambahan agar tidak terlalu menerawang dan terasa lebih nyaman saat dikenakan. Meski begitu, ketebalan Hyget sebenarnya cukup beragam. Ada jenis tertentu yang dibuat lebih tebal, seperti Hyget Serena dan Hyget Balon, sehingga karakter kainnya tidak selalu sama.
Nah, itulah beberapa kelebihan dan kekurangan bahan Hyget yang perlu ZALORAns ketahui. Semoga ulasan di atas membantu ZALORAns lebih mengenali lebih lanjut bagaimana karakteristik bahan kain hyget ya.
Baca Juga : Mengenal Gramasi Kain Fungsi, Jenis, dan Cara Menghitung
Mau cari berbagai celana wanita model terbaru dan berkualitas dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama



