Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Sekilas terlihat hampir sama, maroon dan burgundy sama-sama menawarkan warna merah gelap yang elegan dan mudah memberikan kesan mewah pada penampilan. Namun, keduanya sebenarnya memiliki karakter warna yang berbeda. Perbedaan undertone dan tingkat kedalamannya bisa membuat satu warna terlihat lebih hangat, sementara warna lainnya terasa lebih bold.
Dalam dunia fashion, memahami perbedaan maroon dan burgundy bisa membantu menentukan warna pakaian, hijab, aksesori, hingga makeup yang paling sesuai dengan gaya yang ingin ditampilkan. Lantas, apa yang membuat maroon dan burgundy tidak sepenuhnya sama? Yuk, kenali perbedaan warna maroon dan burgundy berikut ini!
Baca Juga : Kenali Macam-Macam Warna Biru di Dunia Fashion
Perbedaan Warna Maroon dan Burgundy
Meskipun sama – sama turunan dari warna merah, ternyata warna maroon dan burgundy berbeda. Seperti karakteristik dan juga campuran warnanya. Selengkapnya ZALORAns bisa cek perbedaan warna maroon dan burgundy lebih lanjut di ulasan berikut ini.
1. Asal-usul

Source: ZALORA Indonesia – Lozy Hijab
Nama burgundy berasal dari Burgundy, sebuah wilayah di Perancis yang terkenal dengan produksi anggur merah. Dari sinilah warna burgundy mendapatkan inspirasinya, yaitu dari rona merah tua khas wine yang diproduksi di wilayah tersebut. Warna burgundy kemudian semakin dikenal dalam dunia fashion dan mulai populer sebagai salah satu pilihan warna busana sejak sekitar abad ke-19.

Source: ZALORA Indonesia – Cotton Bee
Sementara itu, maroon berasal dari kata Perancis marron yang berarti kastanye. Nama tersebut merujuk pada warna cokelat kemerahan yang menyerupai warna kulit atau biji kastanye. Istilah maroon sendiri mulai digunakan untuk menyebut warna pada sekitar tahun 1780-an.
2. Beda Campuran Warna
Baik maroon maupun burgundy sama-sama berasal dari warna dasar merah dan memiliki karakter yang gelap. Namun, campuran warna yang membentuk keduanya berbeda. Burgundy memiliki perpaduan merah tua dengan sedikit nuansa ungu. Sehingga ketika diperhatikan lebih dekat, terdapat semburat ungu yang membuat warnanya tampak lebih dingin dan dalam.
Berbeda dengan burgundy, maroon terbentuk dari perpaduan merah dengan cokelat. Inilah yang membuat maroon memiliki tampilan yang lebih hangat dan terkadang terlihat seperti cokelat kemerahan, terutama ketika berada di bawah pencahayaan tertentu. Perbedaan undertone menjadi salah satu cara termudah untuk membedakan keduanya. Maroon memiliki undertone merah kecokelatan yang memberikan kesan hangat. Sedangkan burgundy memiliki undertone merah keunguan yang membuat tampilannya terasa lebih cool dan intens.
3. Karakteristik
Walaupun sama-sama memiliki warna yang dalam dan kuat, burgundy cenderung memancarkan karakter yang lebih intens, bold, dan mewah. Sentuhan ungu di dalamnya membuat burgundy terlihat lebih sophisticated, terutama ketika digunakan pada pakaian, aksesori, atau sepatu. Warna ini juga kerap dikaitkan dengan kesan elegan dan klasik.

Source: ZALORA Indonesia – Cantik Kerudung
Sementara itu, maroon memiliki karakter yang lebih hangat, klasik, dan approachable berkat unsur cokelat di dalamnya. Warna ini terasa lebih mudah dikenakan untuk berbagai kesempatan, mulai dari outfit sehari-hari hingga tampilan semi-formal. Tidak heran jika maroon sering menjadi pilihan ketika ingin menggunakan warna gelap tanpa membuat penampilan terasa terlalu formal.
Baca Juga : Rok Abu-abu Cocok dengan Baju Warna Apa by ZALORA
4. Vibes
Dari segi vibes, burgundy memberikan kesan yang lebih cool dan feminin. Warnanya yang pekat cocok untuk menciptakan tampilan yang terlihat mewah, terutama pada outfit formal atau statement look. Namun, bukan berarti burgundy hanya cocok untuk acara khusus. Dipadukan dengan item yang lebih kasual seperti denim, sneakers, atau basic top, warna ini juga bisa menghasilkan gaya sehari-hari yang tetap berkelas.

Source: ZALORA Indonesia – Cantik Kerudung
Sementara itu, maroon terasa lebih hangat, klasik, dan natural. Karakter tersebut membuatnya cocok untuk outfit siang hari, seperti pakaian ke kantor, hangout, atau sekadar menikmati waktu santai bersama teman. Maroon juga tetap bisa digunakan untuk acara formal, tetapi kesan yang muncul biasanya lebih hangat dan relaxed dibandingkan burgundy.
Jadi, pilihan antara keduanya bisa disesuaikan dengan karakter penampilan yang ingin ditonjolkan. Maroon cocok untuk tampilan yang rapi tetapi tetap terasa effortless. Sedangkan burgundy bisa menjadi pilihan ketika ingin memberikan sentuhan yang lebih bold, elegan, dan premium.
5. Paduan Warna yang Cocok

Source: ZALORA Indonesia – Lozy Hijab
Burgundy cukup mudah dipadukan dengan warna-warna netral seperti putih, beige, dan abu-abu muda. Kombinasi tersebut membuat warna burgundy menjadi pusat perhatian. Untuk tampilan yang lebih powerful, burgundy juga menarik ketika dipadukan dengan hitam, gold, atau emerald green.
Sementara itu, maroon sangat cocok dengan warna-warna earth tone yang memiliki karakter hangat dan natural. Coba padukan dengan ivory, beige, cokelat, atau olive untuk menciptakan outfit yang terlihat harmonis. Sentuhan gold juga bisa membuat maroon terasa lebih mewah, sedangkan abu-abu dapat memberikan kontras yang lebih modern dan elegan.
6. Tingkat Kegelapan Warna
Keduanya sama-sama termasuk warna gelap, tetapi burgundy umumnya terlihat lebih pekat dan dalam karena memiliki nuansa ungu yang kuat. Karakter tersebut membuat burgundy tampak lebih dramatis, terutama ketika digunakan sebagai warna utama pada outfit.
Di sisi lain, maroon cenderung terasa sedikit lebih soft karena memiliki campuran cokelat. Meski tetap termasuk warna gelap, maroon biasanya terlihat lebih hangat dan tidak seintens burgundy. Perbedaan ini mungkin terlihat subtle, tetapi akan cukup terasa ketika kedua warna ditempatkan berdampingan.
7. Kode HEX
Perbedaan maroon dan burgundy juga bisa dilihat melalui kode warna digitalnya. Maroon umumnya direpresentasikan dengan kode HEX #800000, yaitu merah tua yang cukup pekat dengan karakter yang kuat. Sementara itu, burgundy sering direpresentasikan dengan kode HEX #800020. Warna ini masih didominasi merah tua, tetapi memiliki sedikit sentuhan ungu yang membuatnya terlihat lebih wine-like.
Meski kode HEX dapat membantu memberikan gambaran yang lebih spesifik, tampilan warna pada pakaian tetap bisa berbeda tergantung bahan, pencahayaan, dan proses pewarnaan. Karena itu, cara paling mudah membedakannya adalah dengan melihat undertone-nya. Maroon cenderung merah kecokelatan, sedangkan burgundy cenderung merah keunguan.
Nah, itulah beberapa perbedaan warna maroon dan burgundy yang perlu kamu ketahui.
Baca Juga : Warna Rose Taupe Cocok dengan Warna Apa?
Mau cari berbagai pakaian wanita trendy dan berkualitas dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama



