Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu!
Ukuran baju untuk si kecil biasanya ditentukan berdasarkan umur. Namun, perlu diingat bahwa pertumbuhan anak sangat cepat, sehingga ukuran bajunya juga bisa berubah dengan cepat. Oleh karena itu, penting untuk memilih ukuran baju anak yang sedikit lebih besar dari ukuran tubuh anak. Sebelum membeli baju anak, sebaiknya kamu juga harus mengukur tubuh anak terlebih dahulu. Ukurlah lingkar dada, lingkar pinggang, dan lingkar pinggul anak untuk memastikan baju yang ZALORAns pesan sesuai.
Berikut adalah cara memilih ukuran baju anak berdasarkan umur serta detail berat badan. Simak di bawah ini ya ZALORAns!
Baca Juga : Konversi Ukuran Sepatu US untuk Pria, Wanita Hingga Anak-Anak
Mengapa Memilih Ukuran Baju Anak Harus Sesuai?
Beberapa faktor di bawah ini penting untuk kamu perhatikan sebelum membeli baju anak yang ZALORAns incar.
- Kenyamanan
Baju yang terlalu ketat dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan bisa menyebabkan iritasi kulit. Sebaliknya, baju yang terlalu longgar juga bisa membuat anak merasa tidak nyaman dan bisa menyebabkan baju mudah lepas atau tersangkut.
- Keamanan
Baju yang terlalu ketat bisa membatasi gerakan anak, sehingga bisa meningkatkan risiko cedera. Misalnya, baju yang terlalu ketat bisa membuat anak kesulitan berlari atau bermain.
- Kesesuaian
Baju yang sesuai ukuran akan membuat si kecil makin terlihat lebih rapi dan stylish. ZALORAns pun juga akan lebih mudah untuk memadupadankannya dengan aksesoris atau fashion item lain.
- Hemat
Baju yang sesuai ukuran akan lebih hemat karena tidak perlu sering diganti karena kekecilan. ZALORAns pun bisa mengatur budget kebutuhan anak lebih mudah.
Tabel Ukuran Baju Bayi Baru Lahir

Source : ZALORA Indonesia

Source : ZALORA Indonesia – little J
Tabel Ukuran Baju Bayi, Balita dan Anak
Sebagai perbandingan, di bawah ini ZALORA memberikan tabel lengkap ukuran anak disertai dengan umur, tinggi anak serta berat badan dan lingkar dada.
Source : Cuit Baby wear
Beberapa toko pakaian juga menerapkan standar ukuran panjang centimeter dan detail berat badan yang berbeda dengan sedikit perbedaan seperti ini.
Source : ZALORA Indonesia/Old Navy

Source : ZALORA Indonesia – Mothercare
Panduan Ukuran Pakaian Anak Berdasarkan Usia (5–14 Tahun)

Source : ZALORA Indonesia – Mothercare
Memilih ukuran pakaian anak memang tidak semudah memilih ukuran baju orang dewasa. Selain mempertimbangkan usia, orang tua juga perlu memperhatikan tinggi badan, berat badan, serta lingkar dada, pinggang, dan pinggul. Pasalnya, setiap anak memiliki proses tumbuh kembang yang berbeda sehingga anak dengan usia yang sama belum tentu memiliki ukuran tubuh yang sama.
Oleh karena itu, tabel ukuran pakaian sebaiknya dijadikan sebagai panduan awal, bukan patokan mutlak. Sebelum membeli baju, ada baiknya mengukur tubuh anak terlebih dahulu agar pakaian yang dipilih terasa nyaman, tidak terlalu sempit, maupun terlalu longgar.
Ukuran Pakaian Anak Usia 5–7 Tahun
Pada rentang usia 5 hingga 7 tahun, ukuran tubuh anak laki-laki dan perempuan umumnya masih relatif serupa. Perbedaan bentuk tubuh belum terlalu terlihat karena masa pubertas belum dimulai. Itulah sebabnya, ukuran pakaian pada usia ini masih dapat digunakan untuk anak laki-laki maupun perempuan.
| Usia | Berat Badan (kg) | Tinggi Badan (cm) | Lingkar Dada (cm) | Lingkar Pinggang (cm) | Lingkar Pinggul (cm) |
| 5 Tahun | 16,6 – 18,6 | 105 – 109 | 59,7 – 61 | 55 – 57 | 59,7 – 61 |
| 6 Tahun | 19,3 – 21,4 | 114 – 118 | 62 – 63,5 | 56 – 57 | 62 – 63,5 |
| 7 Tahun | 21,6 – 24,5 | 119 – 123 | 64,8 – 66 | 57 – 58 | 64,8 – 66 |
Ukuran di atas sangat membantu ketika membeli pakaian secara online. Misalnya, jika tinggi badan anak sudah mendekati batas atas pada satu ukuran, memilih satu ukuran lebih besar bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman. Agar pakaian tetap dapat digunakan lebih lama seiring pertumbuhan anak.
Ukuran Pakaian Anak Usia 8–14 Tahun

Source : ZALORA Indonesia – Mamas & Papas
Memasuki usia 8 tahun ke atas, pertumbuhan fisik anak mulai menunjukkan perbedaan yang lebih jelas antara laki-laki dan perempuan. Pengaruh hormon pertumbuhan membuat ukuran dada, pinggang, dan pinggul berkembang dengan pola yang berbeda. Karena alasan tersebut, produsen pakaian umumnya membedakan size chart untuk anak laki-laki dan perempuan.
Ukuran Pakaian Anak Laki-Laki
Secara umum, ukuran pakaian anak laki-laki lebih mudah ditentukan karena perubahan bentuk tubuhnya cenderung lebih proporsional. Acuan utama biasanya adalah tinggi badan, kemudian disesuaikan dengan lingkar dada, pinggang, dan pinggul.
| Usia | Tinggi Badan (cm) | Lingkar Dada (cm) | Lingkar Pinggang (cm) | Lingkar Pinggul (cm) |
| 8–9 Tahun | 134 | 61 – 71 | 61 – 63 | 71 – 74 |
| 9–10 Tahun | 140 | 71 – 74 | 63 – 66 | 74 – 77 |
| 10–11 Tahun | 146 | 74 – 78 | 66 – 68 | 77 – 81 |
| 11–12 Tahun | 152 | 78 – 82 | 68 – 70 | 81 – 85 |
| 12–13 Tahun | 158 | 82 – 86 | 70 – 73 | 85 – 89 |
| 13–14 Tahun | 164 | 86 – 89 | 73 – 75 | 89 – 91 |
| Di atas 14 Tahun | 170 | 89 – 91 | 75 – 77 | 91 – 93 |
Pada usia ini, tinggi badan biasanya menjadi acuan utama dalam menentukan ukuran. Namun, jika anak memiliki postur tubuh yang lebih atletis atau lebih berisi dibanding teman seusianya, sebaiknya ukuran dada dan pinggang juga dijadikan pertimbangan agar pakaian tetap nyaman digunakan.
Ukuran Pakaian Anak Perempuan
Berbeda dengan anak laki-laki, pertumbuhan anak perempuan pada usia 8–14 tahun cenderung lebih bervariasi. Beberapa anak mulai mengalami perkembangan pada bagian dada dan pinggul lebih cepat, sementara yang lain berkembang secara bertahap. Oleh karena itu, selain tinggi badan, ukuran lingkar dada, pinggang, dan pinggul perlu diperhatikan agar pakaian memiliki ukuran yang pas.
| Usia | Tinggi Badan (cm) | Lingkar Dada (cm) | Lingkar Pinggang (cm) | Lingkar Pinggul (cm) |
| 8–9 Tahun | 134 | 68 – 70 | 60 – 62 | 73 – 77 |
| 9–10 Tahun | 140 | 70 – 73 | 62 – 64 | 77 – 80 |
| 10–11 Tahun | 146 | 73 – 77 | 64 – 65 | 80 – 84 |
| 11–12 Tahun | 152 | 77 – 78 | 65 – 66 | 84 – 86 |
| 12–13 Tahun | 158 | 80 – 82 | 66 – 67 | 86 – 88 |
| 13–14 Tahun | 164 | 82 – 85 | 67 – 68 | 88 – 90 |
| Di atas 14 Tahun | 170 | 85 – 87 | 68 – 70 | 90 – 92 |
Karena perkembangan setiap anak perempuan tidak selalu sama, memilih ukuran hanya berdasarkan usia seringkali kurang akurat. Mengukur lingkar dada, pinggang, dan pinggul sebelum membeli pakaian akan membantu mendapatkan ukuran yang lebih pas. Terutama untuk dress, blouse, seragam sekolah, maupun pakaian pesta.
Tips Memilih Ukuran Pakaian Anak

Source : ZALORA Indonesia – Gingersnaps
Setiap anak memiliki berat dan ukuran tubuh yang berbeda. Untuk itu, penting rasanya memperhatikan tips memilih ukuran pakaian anak di bawah ini agar ZALORAns tidak salah memilih size pakaian anak yang tepat.
Ukur Tubuh Anak Terlebih Dahulu
Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah mengukur tubuh anak secara langsung. Ukuran seperti tinggi badan, lingkar dada, lingkar pinggang, dan lingkar pinggul akan memberikan hasil yang jauh lebih akurat dibandingkan hanya menebak berdasarkan usia. Pengukuran ini sangat membantu, terutama saat berbelanja secara online karena setiap merek biasanya memiliki size chart yang berbeda. Dengan mengetahui ukuran tubuh anak, peluang mendapatkan pakaian yang pas pun menjadi lebih besar.
Jangan Hanya Berpatokan pada Usia
Usia memang sering dijadikan acuan dalam menentukan ukuran pakaian anak, tetapi bukan berarti selalu akurat. Ada anak berusia 7 tahun yang memiliki tinggi badan seperti anak 8 tahun, sementara ada juga yang ukuran tubuhnya masih sesuai dengan size usia 6 tahun. Karena setiap anak memiliki kecepatan pertumbuhan yang berbeda, sebaiknya usia hanya dijadikan panduan awal. Selalu bandingkan juga dengan ukuran tinggi badan dan lingkar tubuh agar pakaian terasa lebih nyaman saat dikenakan.
Sesuaikan dengan Model Pakaian
Model pakaian juga memengaruhi ukuran yang sebaiknya dipilih. Pakaian seperti kaos oversized, tunik, hoodie, atau jaket biasanya memiliki potongan yang lebih longgar sehingga memberikan ruang gerak yang lebih leluasa. Sebaliknya, kemeja, dress, atau pakaian dengan potongan fit body memerlukan ukuran yang lebih presisi agar tidak terasa sempit atau mengganggu kenyamanan. Oleh karena itu, jangan hanya melihat ukuran, tetapi perhatikan juga desain dan potongan pakaian yang akan dibeli.
Perhatikan Jenis Bahannya
Selain model, jenis kain juga berpengaruh terhadap kenyamanan pakaian. Bahan yang memiliki sifat elastis, seperti katun spandeks, cenderung lebih fleksibel mengikuti bentuk tubuh sehingga tetap nyaman meskipun ukurannya sedikit pas. Sementara itu, bahan seperti linen, katun non-stretch, atau denim memiliki elastisitas yang minim sehingga membutuhkan ruang lebih agar anak dapat bergerak dengan bebas. Memahami karakteristik bahan akan membantu memilih ukuran yang paling sesuai.
Pilih Ukuran Lebih Besar Jika Berada di Antara Dua Size
Apabila hasil pengukuran tubuh anak berada di antara dua pilihan ukuran, umumnya lebih disarankan memilih satu ukuran yang lebih besar. Cara ini memberikan ruang bagi anak untuk bergerak lebih nyaman sekaligus mengantisipasi pertumbuhan yang berlangsung cukup cepat. Selain itu, pakaian juga dapat digunakan lebih lama sehingga menjadi pilihan yang lebih praktis dan ekonomis. Terutama untuk anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan aktif.
Baca Juga : Rekomendasi Tas Sekolah Terbaik untuk Anak Perempuan
Itulah dia berbagai cara memilih ukuran baju anak berdasarkan umur dan berat badan yang kami rangkum khusus untuk kamu. Semoga membantu kamu menemukan baju anak yang sesuai keinginan ya!
Mau beli aneka baju anak dengan pilihan size yang lengkap? Yuk, cek ZALORA sekarang juga dan dapatkan diskon dan penawaran harga murah di setiap pembelian ZALORAns!




